Cegah Penyebaran PMK, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi Malam Hari

Selasa, 24 Mei 2022 - 21:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jajaran Polsek Sukalarang terpaksa menindak dua kendaraan mobil pickup pengangkut tiga ekor sapi yang hendak memasuki wilayah sukabumi. Petugas mengimbau agar kendaraan tersebut, putar balik, pada Senin (23/5/2022).

Hal itu tengah rutin dilakukan dalam beberapa waktu terakhir, guna mencegah penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang marak terjadi belakang ini.

Kapolsek Sukalarang AKP Asep Jenal abidin menuturkan, tiga ekor sapi tersebut rupanya hendak dikirim ke Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB. Sapi-sapi tersebut, diduga sengaja dikirim malam hari, demi menghindari pemeriksaan petugas di pos pengamanan yang berpusat di perbatasan Sukabumi-Cianjur.

“Saat itu petugas memberhentikan dua kendaraan R4 jenis pickup melintas di Pospam Sukalarang dengan membawa tiga ekor sapi jantan dari Peternakan Jonggol Kabupaten Bogor. Kemudian dilakukan pemeriksaan,” ujar Asep.

Menurutnya, dalam pengiriman tiga ekor sapi tersebut, sopir sengaja melajukan kendaraannya melalui jalan Puncak agar bisa terhindar dari pengecekan dan pemeriksaan oleh petugas. Adapun saat dilakukan pemeriksaan, memang tidak terdapat gejala adanya virus PMK. Namun hewan yang mereka bawa tidak dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Diduga sopir ini sengaja mengirimkan tiga ekor sapi saat malam hari. Mungkin sopir mengira apabila pada malam hari tidak ada pengecekan dan pemeriksaan,” terang dia.

“Selanjutnya kendaraan pick up beserta tiga ekor sapi tersebut diputar balikan atau dikembalikan ke tempat asal peternakannya, karena tidak dilengkapi dengan SKKH dari Dinas Peternakan,” sambung dia.

Sebelumnya, terdapat satu ekor sapi berjenis Limosin yang juga tertahan pengirimnya karena tidak dilengkapi SKKH. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Kepolisian bersama Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) pada dua hari yang lalu (22/5/2022). Pengiriman seekor sapi yang bisa dihargai ratusan juta tersebut berasal dari Cianjur, dan hendak dikirim ke Kota Sukabumi.

“Karena tidak dilengkapi dengan SKKH, sapi tersebut diamankan di Pospam Sukalarang untuk dilakukan pengecekan kesehatan oleh dinas terkait. Selanjutnya kendaraan pick up itu di putar balik ke tempat pengiriman semula ke Kabupaten Cianjur,” pungkasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir
Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Jaga Harmoni Bersama Warga, DLH Tekankan Pengelolaan Lingkungan bagi Usaha Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Berita Terbaru