Pendataan Bapokting Disdagin Kabupaten Sukabumi: Harga Cabai Naik, Daging Turun

Jumat, 20 Mei 2022 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin Kabupaten Sukabumi mencatat harga komoditas sejumlah bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah pasar mengalami fluktuasi.

Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Aam Ammar Hali, melalui kepala UPTD Pasar Palabuhanratu Uus Heryanto, mengatakan harga cabai rawit di Pasar Palabuhanratu terus merangkak naik. Kini harganya mencapai Rp 40 ribu per kilogram dari harga normal Rp 35 ribu per kilogram.

“Ada kenaikan harga cabai rawit hijau Rp 5 ribu dari minggu sebelumnya,” ujar Uus Heryanto dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, Jumat (20/5/22).

Kenaikan harga cabai rawit hijau itu tidak dibarengi dengan cabai lainnya. Seperti cabai merah keriting masih di kisaran harga Rp 30 ribu per kilogram, cabai merah besar di kisaran Rp 45 ribu per kilogram, cabai rawit merah di kisaran Rp 50 ribu per kilogram.

“Harga cabai itu masih terbilang mahal, mungkin karenakan tidak seimbangnya supply dan demand di setiap pasar,” terangnya.

Selain cabai rawit, sejumlah bahan lainnya ikut alami perubahan harga. Misalnya untuk daging ayam ras turun Rp 4 ribu dari asalnya Rp 42 ribu menjadi Rp 38 ribu. Harga daging sapi pun turun Rp 5 ribu dari Rp 135 ribu menjadi Rp 130 ribu.

Kemudian daging kerbau turun Rp 10 ribu dari asalnya 140 ribu menjadi 130 ribu. Sedangkan telur ayam ras masih di dikisaran Rp 27 ribu per kilogram.

Minyak goreng kemasan di Pasar Palabuhanratu masih dijual Rp 25 ribu per liter, kemudian minyak goreng curah Rp 18 ribu per liter nya. Sedangkan bawang merah masih dijual dengan kisaran Rp 40 ribu per kilogram, namun bawang putih mengalami penurunan menjadi Rp 25 ribu per kilogram dari asalnya Rp 28 ribu per kilogram.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif
Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional
SCG Dukung Keandalan Sistem Utilitas untuk Produktivitas Industri Manufaktur Berkelanjutan
Memasuki Lebih Tiga Dekade, BPR NPB 11 Tetap Melayani dengan Hati, Berkarya untuk Negeri
BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:27 WIB

Tabungan Tahara dan Siwajar Makin Diminati, BPR Sukabumi Catat Pertumbuhan Positif

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:24 WIB

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:04 WIB

Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:31 WIB

BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:22 WIB

SCG Dukung Keandalan Sistem Utilitas untuk Produktivitas Industri Manufaktur Berkelanjutan

Berita Terbaru