JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin Kabupaten Sukabumi mencatat harga komoditas sejumlah bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah pasar mengalami fluktuasi.
Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Aam Ammar Hali, melalui kepala UPTD Pasar Palabuhanratu Uus Heryanto, mengatakan harga cabai rawit di Pasar Palabuhanratu terus merangkak naik. Kini harganya mencapai Rp 40 ribu per kilogram dari harga normal Rp 35 ribu per kilogram.
“Ada kenaikan harga cabai rawit hijau Rp 5 ribu dari minggu sebelumnya,” ujar Uus Heryanto dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, Jumat (20/5/22).
Kenaikan harga cabai rawit hijau itu tidak dibarengi dengan cabai lainnya. Seperti cabai merah keriting masih di kisaran harga Rp 30 ribu per kilogram, cabai merah besar di kisaran Rp 45 ribu per kilogram, cabai rawit merah di kisaran Rp 50 ribu per kilogram.
“Harga cabai itu masih terbilang mahal, mungkin karenakan tidak seimbangnya supply dan demand di setiap pasar,” terangnya.
Selain cabai rawit, sejumlah bahan lainnya ikut alami perubahan harga. Misalnya untuk daging ayam ras turun Rp 4 ribu dari asalnya Rp 42 ribu menjadi Rp 38 ribu. Harga daging sapi pun turun Rp 5 ribu dari Rp 135 ribu menjadi Rp 130 ribu.
Kemudian daging kerbau turun Rp 10 ribu dari asalnya 140 ribu menjadi 130 ribu. Sedangkan telur ayam ras masih di dikisaran Rp 27 ribu per kilogram.
Minyak goreng kemasan di Pasar Palabuhanratu masih dijual Rp 25 ribu per liter, kemudian minyak goreng curah Rp 18 ribu per liter nya. Sedangkan bawang merah masih dijual dengan kisaran Rp 40 ribu per kilogram, namun bawang putih mengalami penurunan menjadi Rp 25 ribu per kilogram dari asalnya Rp 28 ribu per kilogram.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor












