JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi bangunan SDN Babakan, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi sangat memprihatinkan. Mirisnya lagi, beberapa ruang kelas mulai dikosongkan lantaran kondisi bangunan yang sudah tidak layak huni.
Pantaun jurnalsukabumi.com, Kamis (12/05/2022) sekira pukul 10.00 WIB, suasa sekolah pun masih sepi lantaran sebagian siswa terpaksa dipulangkan karena kondisi ruangan yang masih kotor pasca hujan kemarin.

Pemandangan tak biasanya pun sangat kental dirasakan di sana. Atap sekolah dan plafon ruangan yang mulai bocor, dinding bangunan terlihat mengelupas, hingga sebagian kaca jendela pecah.
Sedikitnya, empat ruangan kelas dikategorikan rusak berat karena lapuk dimakan usia, terkesan belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Sementara dua ruang lainnya masih biasa digunakan.
“Udah pulang sekolah. Karena takut hujan kata Ibu Guru juga,” kata Selbi, pelajar yang masih duduk di kelas dua SDN Babakan itu.
Ia pun mengaku, kalau hujan tiba dan sedang belajar, ruang kelas pun tak jarang mengalami bocor dan kotor. Sehingga, terpaksa dihentikan dan dipulangkan.
“Bersama teman-teman suka dipulangkan kalau hujan. Karena, ditakutkan kelas roboh. Kangen belajar enak seperti orang lain,” ucapnya.
Sementara itu, Nunung Nurhayati Kepala SDN Babakan mengatakan, kalau lama berdiri sekolah kisaran 20 tahun lalu. Namun, yang percis dirinya pun kaget saat dipindahtugaskan ke sini.
“Kebetulan saya baru beberapa minggu ini tugas di sini. Jujur kaget pas datang ke sekolah melihat beberapa ruangan kelas yang rusak dan kotor serta kumuh,” kata dia.
Lanjut, Nunung, dirinya bertugas tepat pada 1 April 2022 kemarin. Atas kondisi ini, dirinya pun mengaku telah melaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.
“Semoga segera ada perbaikan. Mengingat kondisi sekolah yang dinilai sudah sangat tidak layak,” tandasnya.
Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan












