Kejar Target PAD, Aisyah Kepala Bapenda Kab Sukabumi: Kami Maksimalkan dengan Inovasi

Selasa, 12 April 2022 - 16:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) Rp 644,9 Miliar pada tahun 2022. Untuk mengejar target tersebut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi mengandalkan sejumlah program dan inovasi.

Sekadar diketahui, nilai target PAD tahun ini lebih kecil dibandingkan 2021. Tahun sebelumnya target PAD mencapai Rp 651,9 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Aisah, menjelaskan penurunan target dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya karena pandemi covid-19 yang menyebabkan perekonomian masyarakat menurun dan berimbas pada kemampuan membayar pajak.

“Lalu ada Surat Keputusan Bersama (SKB,red) tiga menteri yang mengamanahkan retribusi IB tidak bisa dipungut sebelumada perubahan Perda menjadi Perda Persetujuan Bangunan Gedung,” kata Aisah kepada wartawan, Selasa (12/4/2022).

Penurunan target PAD Kabupaten Sukabumi juga dipengaruhi adanya perubahan aturan terkait pengadaan tenaga kerja asing serta keputusan Mahkamah Konstitusi terkait operasional genset non PLN yang tidak bisa dipungut.

“Khusus untuk Perda Persetujuan Bandunan Gedung, kami sudah mengusulkan ke DPRD dan rencananya akan dibahas dalam waktu dekat,” tuturnya.

Meski secara keseluruhan menurun, Bapenda berupaya memaksimalkan PAD dengan menaikan target dari sektor perpajakan. Tahun ini target PAD  dari sektor perpajakan nilainya Rp 276,4 Miliar, naik sekitar Rp 7 miliar dibanding tahun sebelunya.

Di sisi lain, Aisyah menegaskan pihaknya tengah berupaya memaksimalkan pencapaian PAD melalui berbagai program dan inovasi. Salah satunya memberlakukan penandatanganan secara elektronik.

“Itu sudah berlaku sejak awal 2022. Untuk penetapan SPPT PBB 2022 sudah tanda tangan secara elektronik dari sekitar 1,3 juta wajib pajak. Kami juga akan coba dengan pajak asli lainnya selain PBB yang sembilan jenis,” tuturnya.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Mohammad Noor

 

 

Berita Terkait

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
SiBarokah hingga Tahara, Cara BPR Sukabumi Cabang Kalapanunggal Menjaga Kepercayaan Nasabah
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
CV Wina Muda Berkarya Hadirkan Layanan Administrasi, Legalitas Usaha hingga Antar Jemput
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama
Pria 28 Tahun di Nagrak Ditemukan Gandir, Polisi Temukan Pesan Terakhir

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:19 WIB

SiBarokah hingga Tahara, Cara BPR Sukabumi Cabang Kalapanunggal Menjaga Kepercayaan Nasabah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:38 WIB

CV Wina Muda Berkarya Hadirkan Layanan Administrasi, Legalitas Usaha hingga Antar Jemput

Berita Terbaru