JURNALSUKABUMI.COM – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, saat ini boleh jadi salah seorang yang paling berbahagia atas pencapaian prestasi yang raih Pemkot Sukabumi. Betapa tidak, selama dua hari berturut-turut Pemkot Sukabumi yang dinahkodainya, menorehkan prestasi tingkat Provinsi Jawa Barat. Ini adalah kado terindah jelang 1 April 2022.
Pertama, Penghargaan Sertifikasi Maturasi Sistem Pengendalian Internal (SPIP) level 3 dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kemudian, penghargaan terbaik kedua dalam penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dalam rangka Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2022.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa barat, HM. Ridwan Kamil kepada Achmad Fahmi pada kegiatan Musrenbang tingkat Provinsi Jawa Barat, bertempat di Ballroom Hotel Trans Kota Bandung, Rabu (30/3/2022). Turut mendampingi Wali Kota, Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah beserta jajaran.
“Prestasi ini untuk kategori sebagai kota dengan perencanaan dan pencapaian pembangunan terbaik di tahun 2022. Saya mengucapkan banyak terimakasih untuk semuanya. Harapan ke depan dengan perencanaan terbaik dapat membuahkan hasil pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Sukabumi,”kata Kang Fahmi.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Sukabumi Reni Rosyida Mutmainah, mengatakan, prestasi ini menjadi kebahagian baginya dan jajaran Bappeda beserta para SKPD dan stakeholder dan unsur pentahelix yang telah menghantarkan Kota Sukabumi mengantongi predikat terbaik kedua, sebagai kota dengan perencanaan dan pencapaian pembangunan terbaik tahun 2022.
Dia menuturkan, inovasi yang diunggulkan yakni Sukabumi Kece (Kelurahan Entrepreneurship Center). Dimana program tersebut sebagai pengungkit kebangkitan ekonomi dan pemulihan pasca pandemi Covid-19.
“Terimakasih untuk dukungan semua lintas sektor dan peran unsur pentahelix yang saling bahu membahu bekerjasama untuk mencapai dan memberikan hasil pembangunan terbaik untuk masyarakat Kota Sukabumi,”ungkapnya.
Penilaian PPD ini, lanjut Reni, meliputi penilaian kualitas perencanaan pembangunan, yang dimulai dari kesesuaian dokumen perencanaan, keselarasan perencanaan dengan isu dan prioritas pembangunan Pusat dan Provinsi, juga ketepatan menentukan strategi capaian pembangunan.
Inovasi dan strategi penyelesaian masalah pembangunan dan manfaat pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat masuk dalam penilaian.
“Alhamdulillah, kami turut memberikan prestasi terbaik pada peringatan HUT ke-108 Kota tercinta, sesuai tema tahun ini Kota kita, Cita Kita dan Sukabumi Kita,”tandasnya.
Redaktur: Usep Mulyana












