Perempuan Asal Warudoyong Kota Sukabumi Nekat Gantung Diri, Depresi?

Senin, 21 Maret 2022 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial YT (29) ditemukan tewas tergantung di rumahnya. korban merupakan warga Jalan Palasari Selatan, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin (21/03/2022) sekira pukul 13.00 WIB

Kapolsek Warudoyong, Polres Sukabumi Kota, Kompol Budi Setiana mengatakan, pihaknya pertama kali menerima pengaduan dari masyarakat terkait adanya peristiwa tersebut dari keluarga almarhum. Setelah menerima aduan tersebut, pihaknya bergegas menuju kediaman almarhum untuk memastikan laporan tersebut.

“Setelah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, kami menemukan almarhumah YT masih tergantung di rumahnya dengan seutas tali berwarna kuning yang melilit di lehernya,” kata Budi kepada Jurnalsukabumi.com.

Lanjut dia, berdasarkan hal tersebut, petugas Kepolisian yang berada di lokasi, langsung meminta keterangan saksi-saksi, yang berada di tempat kejadian.

“Berdasarkan keterangan saksi mata DS (49) mengatakan, awal mula dirinya mengetahui anaknya meregang nyawa pada saat dirinya hendak memberikan obat kepada almarhum. Namun, dirinya sontak histeris saat melihat almarhum telah meninggal dunia dengan posisi tergantung.

Setelah mendapatkan keterangan tersebut kata dia, Polsek Warudoyong langsung melakukan koordinasi dengan Polres Sukabumi Kota atas peristiwa tersebut.

“Kami mendapatkan keterangan dari saksi mata, bahwa almarhum mengalami depresi dikarenakan kurang lebih satu tahun bercerai dengan suaminya. Setelah dilaporkan kepada pimpinan (Kapolres Sukabumi Kota), juga dilakukan identifikasi oleh Inafis Polres Sukabumi Kota,

“Kami menyarankan, proses autopsi jenazah, agar diketahui penyebab meninggalnya almarhum,” ucapnya.

Masih kata Budi, usai mendapat keterangan dan penjelasan dari pihak keluarga almarhum, terkait proses autopsi yang dilakukan agar mengetahui sebab meninggalnya almarhum, dirinya mengatakan bahwa, pihak keluarga menolak proses autopsi atas jenazah almarhum yang di saksikan oleh Lurah Sukakarya bersama Ketua RT setempat dengan bukti surat penolakan proses autopsi.

“Atas keputusan tersebut, Polisi menyerahkan jasad almarhum kepada pihak keluarga untuk dilanjutkan dengan proses pemakaman. Saat ini, jasad almarhum sudah dikuburkan di pemakaman umum sekitar kediaman almarhum. Dan pihak keluarga juga, telah menerima kepergian almarhum yang meninggal akibat diduga gantung diri tersebut,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru