Dinkes Kab Sukabumi Dukung Program Kemendagri Terkait Stunting

Kamis, 17 Maret 2022 - 16:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas kesehatan Kabupaten Sukabumi, berkomitmen mendukung program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai upaya pencapaian target penurunan stunting sebesar 14 persen pada 2024.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Rika Mutiara, melalui Nutritionist ahli muda, Devi Pratiktowati mengatakan, upaya penurunan stunting baik tingkat nasional maupun daerah setiap tahunnya menunjukkan kecenderungan positif.

“Berdasarkan survei status gizi Indonesia, setiap tahunnya dari 2018 hingga 2021 untuk Kabupaten sukabumi, mengalami penurunan, kini angka Pravelensi menjadi 24,2 persen,” ujar Devi Pratiktowati kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (17/3/2022).

Untuk mencapai target itu, Devi menilai perlu sinkronisasi seluruh lapisan, baik dari tingkat Desa hingga Pusat. Sehingga pemerintah daerah khususnya Dinas Kesehatan dapat menyelamatkan ibu dan bayi, pencegahan penanggulangan stunting karena menyangkut masa depan generasi penerus bangsa.

“Stunting harus terus di sosialisasikan, karena untuk mendorong kesadaran seluruh masyarakat mengenai pentingnya mencukupi kebutuhan gizi guna menunjang pertumbuhan tubuh dan kesehatan sebagai manusia,” tuturnya.

Menurut ia, percepatan penurunan stunting sudah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 72. Hal itu memberikan dasar hukum untuk melakukan penguatan kerangka substansi, intervensi, pendanaan, serta pemantauan dan evaluasi yang diperlukan dalam berbagai upaya percepatan penurunan stunting.

“Sebetulnya masalah stunting bisa diatasi dengan melakukan berbagai cara pencegahan. Salah satunya adalah dengan memenuhi ketercukupan gizi pada usia kehamilan. Pada masa menyusui lanjut dia, eorang ibu pun perlu memberikan asi eksklusif sampai bayi berusia enam bulan,” terangnya.

Ia menegaskan, intervensi gizi harus dilakukan sejak dini. Sebab, investasi ini adalah kunci membentuk masa depan masyarakat kita.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Humanis di Sukabumi, Jaksa Jaga Dapur MBG Dilaunching
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!
PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Humanis di Sukabumi, Jaksa Jaga Dapur MBG Dilaunching

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Berita Terbaru