JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi Kota menerjunkan tiga kendaraan dinas guna membantu mengangkut masyarakat dampak dari aksi mogok Angkutan Perkotaan (angkot) jurusan Cisaat-Sukabumi, Selasa (15/03/2022).
Pasalnya, aksi mogok para sopir itu membuat aktivitas transportasi di Kota Sukabumi ikut terkena imbas. Akibatnya, tak sedikit masyarakat hingga pelajar yang biasa menggunakan jasa angkot itu ikut telantar.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY. Zainal Abidin melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPTU Astuti Setyaningsih menyampaikan, kegiatan pengangkutan masyarakat berlangsung sejak pagi dengan diturunkannya kendaraan dinas berupa 1 Unit Truk Dalmas, 1 unit Mobil Double Cabin dan 1 Unit Minibus.
“Hari ini jajaran Polres Sukabumi Kota membantu mengangkut warga yang terlantar akibat aksi mogok itu. Dan ini merupakan inisiatif kami, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” kata Astuti kepada Jurnalsukabumi.com.
Jalur pengangkutan penumpang ini, kata dia, dilakukan mulai dari Pendopo Kabupaten Sukabumi hingga Alun-alun Cisaat dan pengangkutan dilakukan sampai aktivitas masyarakat surut.
“Kemduian, pengangkutan ini juga dimaksimalkan hingga angkot mulai kembali beroperasi,” tandasnya.
Terpisah, salah satu penumpang yang juga pelajar SMA Taman Siswa (Tamsis) Sesil (16) mengaku, aksi tersebut sangat dirasakan utamanya bagi penumpang yang biasa menggunakan jasa angkot Cisaat-Sukabumi ini.
“Atas nama warga Cicaat Cibaraja mengucapkan terima kasih kepada Polres Sukabumi Kota yang telah mengantar kami pulang dengan menggunakan mobil polisi. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas bantuannya,” tandasnya.
Menurur informasi yang dihimpun, aksi mogok Angkot Cisaat-Sukabumi ini dampak dari Kebijakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi terkait reaktivasi trayek angkot ke Pasar Pelita yang menimbulkan penolakan dari para sopir angkot. Sebagai aksi penolakan tersebut, mereka berencana untuk mogok beroperasi.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan












