JURNALSUKABUMI.COM – New Kampoeng Awi Nature Resto & Coffe yang berlokasi di Jl. Pd. Halimun, RT. 02/11, Perbawati, Kecamatan/ Kabupaten Sukabumi, sajikan suasan alam hutan yang asri nan sejuk.
Selain itu, lokasi yang memiliki luas 3000 meter tersebut juga menyajikan beberapa wahana permainan serta spot selfie. Dari mulai, wahana air, pinball, dan edukasi atau pengenalan seputar perawatan hutan dan hewan.
Tempat ini juga menyajikan beragam kuliner khas sunda sampai makanan modern dengan harga kaki lima tapi rasa bintang lima.
Kurang lebih berjarak 5 Kilo meter (KM) atau hanya butuh waktu 15 menit dari pusat Kota Sukabumi, sudah bisa tiba Kampoeng Awi.
Setiba di lokasi, para pengunjung akan langsung disuguhkan dengan suasan hutan yang asri dan bersih, air sungai yang disertai suara alirannya yang khas pedesaan, serta taman buatan yang dilengkapi tempat peristirahatan untuk menikmati suasana alam hutan terbuka.
Dan untuk semua pengunjung yang membawa kendaraan roda dua maupun roda empat jangan takut, Kampoeng Awi juga menyediakan lahan parkir yang sangat luas dan pastinya aman.
Owner Kampoeng Awi Nature Resto & Coffe, Erwan Dwiyansyah mengatakan, untuk masuk ke lokasi ini semuanya gratis tidak dipungut biaya.
“Pengunjung hanya diharuskan bayar kalau mencoba wahana permainan dan makan. Tapi jangan takut semua harganya murah dijamin,” kata Erwan kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (5/2/22).
Lanjut Erwan, untuk makanan, cemilan dan minumanan disediakan dari mulai makanan tradisional khas sunda sampai dengan modern. Belum lagi, dilengkapi dengan beberapa spot selfi untuk semua kalangan. Juga hewan, seperti kambing dan yang lainnya.
“Jadi, nanti semua pengunjung khususnya anak-anak akan diberi pengetahuan tentang bagaimana merawat hutan dan memperkenalkan jenis hewan,” ujarnya.
Erwan menuturkan, alasan kenapa membuka atau manciptakan tempat wisata Kampoeng Awi dengan suasana hutan, “Berawal karena saya mencintai dan ingin melestarikan hutan,” ucapnya.
Maka dari itu, semua yang ada di sini, dari mulai pohon bambu sampai yang lainnya tidak boleh diganggun sama siapapun. “Jadi begini, jangan kan pohonnya daunnya yang jatuh pun jangan sampai diganggu biarkan dengan seadanya,” tandasnya.
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan












