Tuntut Arteria Dahlan Dipecat, Fraksi PDIP DPRD Kota Sukabumi Angkat Suara

Jumat, 28 Januari 2022 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Sunda Sukabumi (Formasii) melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jumat (28/01/2022).

Para demonstran tersebut menyoroti pernyataan kontroversi Politisi PDIP Arteria Dahlan yang meminta mengganti Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang bicara bahasa Sunda saat rapat pada Senin (17/1/2022) lalu.

Pantauan Jurnalsukabumi.com di lapangan, massa demo didominasi menggunakan pakaian pangsi berkumpul di depan DPRD Kota Sukabumi sejak pukul 14.00 WIB. Sambil menunggu datangnya massa lain, mereka menampilkan kesenian khas Sunda seperti pencak silat dan karinding.

Ketua Koordinator Lapangan, Iden Doni Purnamawan menilai, bahasa Sunda tidak melanggar hukum dan etika apapun yang harus berujung pada pemberhentian Kajati.

“Kami warga Sukabumi sebagai bagian dari warga Sunda merasa bahwa ucapan Arteria Dahlan tidak mencerminkan keterhormatan dan kenegarawanan beliau sebagai anggota dewan,” tegasnya.

Doni menambahkan, oleh karena itu Formasii menyatakan sikap, mengutuk keras pernyataan Arteria Dahlan dan mengharamkan untuk menginjak bumi Sunda, khususnya Sukabumi. Mereka juga menuntut agar Arteria dipecat sebagai anggota DPR.

“Mengusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat PDIP untuk memecat beliau sebagai anggota partai dan memberhentika sebagai anggota DPR RI,” jelasnya.

Pihaknya juga mendesak Majelis Kehormatan Dewan DPR RI untuk segera memproses pelanggaran kode etik dan penistaan budaya dan bahasa Sunda.

“Kami juga mendesak DPRD Sukabumi dan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi segera menyurati Majelis Kehormatan DPR RI untuk melaporkan dugaan pelanggaran kode etik Arteria Dahlan dan penistaan budaya bahasa Sunda,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD dari Fraksi PDIP Kota Sukabumi, Gagan Rachman Suparman menambahkan, perkataan yang dilontarkan oleh Arteria Dahlan tersebut bukan mewakili dari suara partai.

“Akan tetapi saya sangat bersyukur dengan ada kejadian ini, momen mempersatukan dan memperkuat budaya Sunda di semua masyarakat Kota Sukabumi,” imbuhnya.

Ke depannya, kata dia. “Kami dari Komisi III DPRD Kota Sukabumi juga akan memperjuangkan budaya Sunda ditetapkan di Kota Sukabumi, seperti contoh dalam seminggu ada 1 hari di mana semua masyarakat memakai pakaian tradisional Sunda,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terbaru