Warga Harapkan Perbaikan, Irigasi Jebol Jadi Sebab Ratusan Hektare Sawah Gagal Panen di Bojonggaling

Selasa, 18 Januari 2022 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi mengharapkan perbaikan irigasi yang jebol Desember 2021 lalu. Perbaikan diperlukan karena ratusan hektare sawah milik warga terancam gagal panen akibat irigasi jebol.

Tokoh masyarakat Desa Bojonggaling, Fery Hidayat Tullah, mengatakan jebolnya saluran irigasi itu terjadi secara bertahap tahun 2021 lalu. Selain 125 hektare sawah, ada pula 99 hektare perkebunan yang kekeringan.

“Puncaknya terjadi Desember 2021 lalu, sehingga aktifitas pertanian menjadi lumpuh dan gagal panen,” ujar Fery kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (18/1/22).

Fery menambahkan, Kedusunan Bihbul menjadi wilayah yang terdampak irigasi jebol. Kedusunan itu terdiri dari Kampung Bihbul, Kampung Cikiray, Kampung Sampalan, Kampung Parungtunggul, Kampung Cibitung, dan Kampung Keboncau, Desa Bojonggenteng.

“Sekarang ini para petani sudah tidak bisa lagi menanam padi dan gagal panen akibat lahan sawahnya kering, begitu juga perkebunan yang didominasi buah sawo, sayuran, peternakan serta saluran pembuangan dari masyarakat ke solokan tersendat, sehingga banyak nyamuk. Apalagi di sini sanitasi kurang, contoh pembuatan spiteng, sehingga membuangnya ke selokan,” ujarnya

Fery mengaku sudah beberapa bulan ini belum mendapatkan solusi. Ia berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi segera bertindak.

“Minimal, warga bisa kembali bercocok tanam atau bertani untuk menutupi kebutuhan sehari-hari,” tandasnya

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Berita Terbaru