JURNALSUKABUMI.COM – Dokter Forensik RSUD Sekarwangi Arif Wahyono telah melakukan otopsi terhadap jenazah Ratna (30). Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah yang ditemukan di Sungai Ciparanje, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi tersebut.
Otopsi dilakukan di Ruang Instalasi Forensik dan Medikolegal RSUD Sekarwangi. Arif Wahyono mengatakan otopsi menghabiskan waktu sekitar satu jam dan tidak mengalami kesulitan hingga berjalan lancar.
“Dari pemeriksaan, kami tidak menemukan ada luka-luka kekerasan mungkin,” kata Arif, Senin (20/12/2021).
Ia menduga Ratna meninggal dunia karena sakit. Ratna diduga meninggal sekitar dua sampai tiga hari.
Usai diotopsi jasad Ratna akan dimakamkan di kampung halaman dan hingga saat ini aparat kepolisian dari Polsek Tegalbuleud sedang dalam persiapan untuk menyerahkan jenazah kepada keluarganya.
Reporter: Ifan | Redaktur: Mohammad Noor












