Dinas Damkar Pos 6 Sagaranten Imbau Warga Antisipasi Dini Penyebab Kebakaran, Alasannya ?

Minggu, 19 Desember 2021 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jajaran Dinas Kebakaran Pos 6 Sagaranten, mengimbau kepada warga untuk mengantisipasi dini, penyebab kebakaran yang terjadi di wilayah sekitarnya. Apalagi bagi warga yang tempat tinggalnya terletak di lokasi yang sulit terjangkau kendaraan taktis milik damkar seperti di tengah-tengah sawah dan pemukiman padat penduduk.

“Kami tekankan kepada warga yang rumahnya jauh dari akses jalan raya untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana kebakaran. Jangan lupa mematikan api setelah memasak dan mengecek instalasi listrik jangan sampai terjadi korsleting listrik,” kata Danton Pos 6, Supyadin, kepada jurnalsukabimi.com, Minggu (19/12/21).

Hal tersebut, diungkapkannya saat terjadinya kebakaran rumah panggung, milik Awaludin warga Kampung Pasir Gede RT 01/06 Desa Mekar Tanjung, Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi, Hangus Terbakar. Peristiwa terjadi hari ini, saat pemilik rumah tengah mengikuti pengajian mingguan.

Danton Pos 6 Segaranten Supyadin, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 11.10 WIB. Informasi yang diterimanya berasal dari Petugas Penanggulangan Bencana (P2BK) Kecamatan Curugkembar. Pihaknya telah mengerahkan satu unit mobil taktis damkar untuk membantu pemadaman, tapi tak berhasil mendekati lokasi karena lokasinya terletak di tengah sawah.

“Kami berupaya keras mendekat ke tempat kejadian kebakaran (TKK). Namun untuk mencapai lokasi harus melewati pematang sawah yang jaraknya kurang mencapai 500 meter dari pinggir jalan,” kata Supyadin.

Lanjut dia, lidah api semakin berkobar dan warga setempat bersama petugas damkar dan P2BK Curugkembar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api begitu cepat membakar bangunan rumah yang terbuat dari kayu. Sehingga dalam sekejap,.rumah tersebut habis terbakar dan rata dengan tanah.

“Pemilik rumah mengalami kerugian sebesar Rp80 juta. Ikut terbakar bersama puing-puing bangunan yang luluh lantak dilalap api, uang tunai Rp5 juta dan gabah kering seberat 300 kilogram,” ujarnya. Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik.

Akibat musibah itu, Awaludin dan keluarganya harus kehilangan tempat tinggal satu-satunya. Mulai malam hari ini, dia terpaksa harus tinggal di tempat saudara atau tetangga terdekat. Dia berharap, adanya uluran tangan dari pihak pemerintah dalam hal ini BPBD Sukabumi dan pihak terkait lainnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru