Dispar Kabupaten Sukabumi Adakan Festival Lobster Kedua di Tanah Air

Senin, 13 Desember 2021 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sukses menggelar festival lobster beberapa minggu lalu. Festival itu tergolong salah satu festival khusus lobster kedua di Tanah Air stelah sebelumnya diselenggarakan di Banyuwangi, Jawa Timur.

Acara yang digelar di Objek Wisata Karang Bolong, Pantai Cicaladi, Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, itu sekaligus mempromosikan keindahan wisata di sekitar walaupun secara sederhana.

“Kita Kabupaten Sukabumi baru pertama kali mengadakan festival lobster, kalo di tingkat nasional kedua setelah Banyuwangi, alhamdulillah berjalan lancar,” kata Andri Mauladi, Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi kepada jurnalsukabumi.com, Senin (13/12/2021).

Walaupun secara sederhana, kata Andri, aneka olahan lobster ditampilkan dalam festival yang digelar selama satu hari tersebut. Lobster yang ditampilkan dalam festival ini adalah hasil tangkapan nelayan setempat.

“Jadi lobsternya itu bervariatif ukurannya. Ada yang satu kilogram dua ekor, kemudian ada satu kilogram 4 ekor beraneka ragam disana,” ucapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Andri Mauladi.

Pantai di Pesisir Surade dikenal sebagai salah satu penghasil lobster yang berkualitas tinggi, bahkan dalam sehari tangkapan nelayan mencapai 20 Kilogram.

“Tujuannya adalah mempromosikan objek wisata disana melalui festival lobster pertama kali dilakukan sederhana karena memang segala keterbatasan di situasi pandemi tapi demikian bisa mengangkat potensi wisata yang ada di pantai karang bolong,” terangnya.

Pesertanya sendiri lanjut, Andri, masih dari warga sekitar, namun kedepannya kegiatan tersebut bakal kembali di gelar dengan dukungan anggaran agar lebih besar.

“Pesertanya dari Desa Sukatani, sekitar saja. kedepannya insyaallah akan dilanjutkan klo memang memungkinkan juga di dukung dengan anggaran yang ada mudah mudahan bisa dilanjutkan lebih besar lagi,” tuturnya.

Dirinya berharap, objek wisata yang dijadikan tempat Festival bisa lebih dikenal masayarakat, agar meningkatkan perekonomian warga di seputaran pantai tersebut.

“Harapannya wisata yang ada disana minat kunjungan wisatawan meningkatkan, kemudian lobster yang menjadi khas pantai itu pamiliar ternyata di kita ada potensi lobster,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Terbaru! Dugaan Keracunan MBG di Sukabumi, Tiga Santri Masih Dirawat
Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata
Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak
MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo
Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi
Kasepuhan Ciptamulya Temui Sufmi Dasco, 9 Hektare Diproyeksikan Calon Kampung Adat Baru
15 Warga Sukabumi Tertahan di Kalimantan, Kolaborasi DPRD, Kapolres dan Bagong Mogok Buka Jalan Pulang
Konferprov PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Lawan Hoaks di Era Digital

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Terbaru! Dugaan Keracunan MBG di Sukabumi, Tiga Santri Masih Dirawat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Ombak Cimaja Pikat Peselancar Internasional, Wabup Bidik Efek Domino Pariwisata

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:03 WIB

MBG, Kopdes hingga Swasembada Jadi Sorotan, Sukabumi Sambut Pesan Prabowo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Polisi Ungkap Rantai Obat Terlarang Mulai Sasar Remaja hingga Pelajar di Sukabumi

Berita Terbaru