Sekmat Sagaranten Apresiasi Kinerja BPBD Tangani Pergerakan Tanah

Kamis, 9 Desember 2021 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Sagaranten, Ridwan Agus Mulyawan, mengapresiasi kinerja BPBD Kabupaten Sukabumi, dalam menormalisasi bencana alam yang disebabkan pergeseran tanah.

Untuk segera menetralisir keadaan, BPBD mengerahkan sejumlah alat berat, agar keadaan cepat kembali normal.

“Kami ucapkan banyak terimakasih kepada BPBD, Pemdes Cibaregbeg dan warga masyarakat yg bersatu-padu bergotong royong menangani dampak bencana pergerakan tanah. Hal ini merupakan salah satu kontribusi dari sebuah komitmen yang merupakan tanggung jawab bersama,” kata Sekmat Sagaranten, Ridwan Agus Mulyawan, kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (8/12/21).

Sebelum BPBD turun tangan kata dia, akses jalan menuju Kampung Cikadu sulit untuk dilalui. Tapi setelah alat berat diturunkan, kondisi jalan mulai bisa dilewati kendaraan dan situasi pun berangsur-angsur pulih. Pengerjaan pemulihan cipta kondisi jalan desa, dilaksanakan selama tiga hari.

Untuk mengantisipasi terjadinya bencana serupa lanjut dia, Muspika setempat akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan kajian dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana) tentang pergerakan tanah di Cikadu cibaregbeg.

“Seperti kita ketahui bersama, penanganan darurat serta transisi menuju pemulihan bukan hanya tanggungjawab BPBD saja, tapi merupakan tanggungjawab bersama. Besar harapan kami bahwa penanganan bencana dilakukan secara komprehensif dari mulai dari pra bencana-tanggap darurat bencana serta pasca bencana,” ungkapnya.

Untuk mencapai tujuan bersama kata dia,.dibutuhkan sinergitas program lintas sektoral agar agar terwujudnya living harmony with disaster. Material yang sangat dibutuhkan saat ini adalah batu dan bronjong.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut
Bertaruh Nyawa di Laut, GISLI Bangun Kesadaran Keselamatan Nelayan Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:46 WIB

Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit

Berita Terbaru