JURNALSUKABUMI.COM – Kericuhan antar supporter bola BEDENG FC VS PAJERO FC dalam pertandingan Kades Cup di Lapang Mangkalaya, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi berujung damai.
Perdamaian kedua belah pihak itu usai unsur Forkopimcam Gunungguruh melakukan mediasi antar kedua belah pihak yaitu Kampung Awinenggang dengan Kampung Legoknyenang. Mediasi dilakukan di Aula Desa Cibolang Kabupaten Sukabumi.
“Setelah kejadian itu kita besama-sama melakukan mediasi dan hasilnya kedua belah pihak sepakat damai,” Kapolsek Gunungguruh Iptu Didin Waslidin, kepada wartawan.
Lanjut dia, hasil dari musyawarah tersebut dituangkan ke dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Mereka telah sepakat untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut secara damai dan kekeluargaan.
“Pihak pertama dan pihak kedua menyatakan telah saling memaafkan dengan ikhlas dan tidak ada lagi menaruh rasa dendam di kemudian hari baik pribadi maupun kelompok masing-masing,” imbuhnya.
Selain itu, sambung dia, setelah disepakati apabila salah satu pihak mengulangi perbuatan yang sama dan atau memulai kembali perbuatannya maka akan dituntut sesuai hukum yang berlaku.
“Dengan adanya surat pernyataan ini maka semua yang bersangkutan dengan masalah antara kedua belah pihak dianggap telah selesai dan tidak ada tuntutan apapun berikutnya baik secara adat ataupun bentuk lainnya,” umbuhnya.
Sementara itu dia menambahkan, usai kejadian itu Polsek Gunungguruh secara tegas meminta agar kedua belah pihak tidak mengulangi perbuatan yang sama yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.
” Selain itu Kami sudah menghimbau dan tidak mengijinkan terkait pelaksanaan kegiatan masyarakat yang mengundang kerumunan massa dimana saat ini masih dalam kondisi pandemi covid 19 dan Kab Sukabumi masih dalam level 2,” tandasnya.
Sebelumnya, bentrokan antar suporter sepak bola antar kampung (tarkam) terjadi di Lapang Mangkalaya, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (5/12/2021). Kejadian terjadi usai peluit akhir pertandingan sekira 17.30 WIB.
Salah satu saksi di lokasi kejadian SH (26) mengatakan aksi tersebut terjadi akibat suporter kurang puas dengan hasil akhir pertandingan yang dimenangkan oleh Pasir Badak melawan Kampung Legoknyenang dengan hasil akhir 2-1.
Reporter: Rizky Miftah I Redaktur: Mohammad Noor






