Mensos Risma Kunjungi Bocah 13 Tahun Korban Penganiayaan di Tegalbuleud

Sabtu, 4 Desember 2021 - 10:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi bocah korba kasus tindak pidana penganiayaan anak di bawah umur di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

Anak laki-laki penyandang disabilitas itu sebelumnya mendapat perlakuan sadis oleh pelaku berinisial D (57) dan sudah ditangkap pihak kepolisian.

Dalam kunjungan tersebut Mensos Tri Rismaharini atau Risma berjanji akan merawatnya. “Ikut prihatin, rencananya akan kami bawa,” kata Risma didampingi Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, Jumat malam (3/12/2021).

Lanjut dia, keduanya akan dirawat di Balai Rehabilitasi dan memutuskan untuk membawanya langsung bersama kakeknya karena memang tidak bisa dipisahkan.

“M (13) bersama kakeknya akan dirawat di Balai. Meskipun sebelumnya hanya merencanakan membawa anaknya saja,” ucapnya.

Masih kata Risma, terkait dengan kasus penganiayaan yang dialami korban, dia menyerahkan seluruh prosesnya kepada aparat kepolisian.

“Kondisi M saat ini bisa bicara, namun belum terlatih dengan baik, kalau di balai kita berikan terapi sehingga dia bisa bicara kembali,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasus tindak pidana penganiayaan anak di bawah umur, kembali terjadi. Kali ini, dialami korban berinisial M (13) warga di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

Korban mendapat perlakuan sadis oleh pelaku berinisial D (57) yang merupakam tetangganya. Di mana, M bocah laki-laki tersebut dianiyaya dengan cara melepas paksa kuku jari, disayat menggunakan benda tajam hingga membakar bibir atas sebelah kiri.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Mengabdi untuk Sukabumi: Hergun Dorong Pelayanan Publik, Kepastian Hukum Tanah, Solusi Sosial-Keagamaan, dan Semangat Kebersamaan
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Mengabdi untuk Sukabumi: Hergun Dorong Pelayanan Publik, Kepastian Hukum Tanah, Solusi Sosial-Keagamaan, dan Semangat Kebersamaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo

Berita Terbaru