Ditodong Sajam, Kurir Paket Jadi Korban Curas di Parakansalak

Kamis, 11 November 2021 - 04:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Nasib sial dialami Dedit Heriwendi (25), seorang kurir pengantar paket ecommerce. Ia menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) oleh 4 orang pelaku saat akan mengatarkan paket terakhir di Kampung Cisarandi, Desa/ Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (10/11/2021).

Kapolsek Parakansalak, AKP Slamet Irianto mengatakan, kejadiannya tadi sore pukul 18.30 WIB, kebetulan korban akan mengantarkan paket di daerah tersebut.

“Awalnya korban mau nganter paket, tapi waktu korban lewat Tempat Pemakaman Umum (TPU) dirinya dihadang oleh 4 orang tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vino dan Yamaha Vixion berwana putih dengan membawa senjata tajam (sajam),” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com.

Lanjut Slamet. “Setelah berhasil menghadang korban, para pelaku kemudian mengancam dan meminta memberikan sepeda motornya. Namun, karena korban melawan hingga terjatuh, para pelaku tersebut hanya berhasil membawa sebuah tas yang berisikan uang tunai Rp 4 juta,” bebernya.

Slamet menambahkan, dari keterangan korban para pelaku tersebut beraksi menggunakan helm dan masker sehingga korban tidak mengenali wajah para pelaku.

“Sesudah melakukan aksinya mereka kabur, pelaku semuanya menggunakan masker dan helm,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut dan untuk sementara kejadian ini ditangani oleh Polsek Parakansalak.

“Allhamdullilah tidak ada korban jiwa, selanjutnya Polsek Parakansalak akan terus melakukan pengembangan. Semoga para pelaku bisa secepatnya diringkus,” tandasnya.

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Berita Terbaru