Bantu Yuk! Bayi Penderita Hidrosefalus asal Cibadak Butuh Uluran Tangan

Minggu, 7 November 2021 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Arin Agistia Sudirwan. Bayi usia tiga bulan asal Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi butuh uluran tangan dermawan. Buah hati pasangan Inten Pratiwi Ambarwati (27) dan Deden Sudirwan (37) tersebut menderita penyakit langka, hidrosefalus.

Airin lahir pada 24 Agustus 2021 dengan berat badan 1.850 Gram, tinggi 44 cm, secara sesar. Setelah dilahirkan, bayi asal Kampung Tenjojaya RT 02 RW 01, Desa Tenjojaya ini harus dirawat selama 24 hari. Lalu dipulangkan dengan kondisi masih menggunakan selat orogastric tube (OGT) karena kemampuan menyusunya yang lemah.

“Waktu lahir, Arin itu prematur. Saat dirawat sempat transfusi darah dua kali. Setelah itu dipulangkan, ” kata Inten, Ibunda Airin kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (7/11/2021).

Setibanya di rumah, Airin tak mau menyusu. Inten dan suami kemudian membawa kembali Airin ke IGD untuk pemasangan selang OGT yang sebelumnya dilepas karena Airin sempat mampu menyusu.

“Setelah 12 hari di rumah, anak saya kejang. Dirawat kembali lima hari di ruang NICU RS Sekarwangi. Minggu sore pulang Senin paginya. Anak saya kembali kejang langsung dibawa ke IGD lagi, dan dirawat selama dua minggu. Transfusi darah lagi satu kali, dilakukan pengecekan CT SCAN, dan ternyata hasilnya anak saya ada penumpukan cairan di otak,” bebernya

Karena kondisinya tersebut, Airin harus bolak balik ke rumah sakit. Ia harus menjalani transfusi darah, badannya sering kejang saat di rumah.

Inten menuturkan, biaya pengobatan anakknya dicover BPJS selama aktif. Namun, untuk keperluan perlengkapan bayi, biaya transportasi, biaya sehari-hari di rumah sakit untuk yang menunggu bayi, itu yang menjadi permasalahan.

“Kita gak bisa merinci tapi sehari bisa sampai Rp100 ribu bahkan lebih, yang fantastis buat kami itu harga susu formula yang disarankan dokter NUTRICIA NEOCATE LCP kita beli di kimia farma 359rb, awalnya bisa smpe dua minggu. Tapi, semakin besar anak semkin banyak minum susunya 400gr itu seminggu. Jadi kami konsul ke dokternya bisa diganti sama SGM GIAN 100 yang harganya gak terlalu mahal,” bebernya

Inten mengaku, Untuk menangani kesulitan biaya sehari-hari di RS, dan jaga-jaga kalau ada obat yang harus dibeli di luar, harus menjual alat elektronik yang ada.

“Kalau mepet tidak ada uang, paling pinjam ke saudara,” pungkas Inten

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Tekankan Disiplin ASN dan Optimalisasi PAD dalam Rapat Dinas April 2026
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
DPPKB Klaim Program Bangga Kencana Mampu Tingkatkan Kualitas Keluarga
Hari Kartini: Kang Budi Azhar Ajak Perempuan Sukabumi Terus Berinovasi
Proyek Jalan Baros–Sagaranten Disorot, Bina Marga Jabar Tegaskan Masih Tahap Pengerjaan
Momentum Hari Kartini, Hergun: Emansipasi Adalah Pilar Kesejahteraan Keluarga
RSUD Sekarwangi Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Lewat Kolaborasi Antar Rumah Sakit
Ketua SMSI Sukabumi Raya Kecam Dugaan Intimidasi Kurir oleh Oknum Mengaku Wartawan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:46 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Disiplin ASN dan Optimalisasi PAD dalam Rapat Dinas April 2026

Selasa, 21 April 2026 - 21:54 WIB

DPPKB Klaim Program Bangga Kencana Mampu Tingkatkan Kualitas Keluarga

Selasa, 21 April 2026 - 18:28 WIB

Hari Kartini: Kang Budi Azhar Ajak Perempuan Sukabumi Terus Berinovasi

Senin, 20 April 2026 - 17:19 WIB

Proyek Jalan Baros–Sagaranten Disorot, Bina Marga Jabar Tegaskan Masih Tahap Pengerjaan

Senin, 20 April 2026 - 15:51 WIB

Momentum Hari Kartini, Hergun: Emansipasi Adalah Pilar Kesejahteraan Keluarga

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777