Soal Perluasan Paramarta, Satpol PP Kota Sukabumi Minta Dihentikan Sementara

Jumat, 29 Oktober 2021 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi melalui Kepala Bagian Penegakan Peraturan Daerah (Kabid Gakda), memberikan imbauan secara langsung kepada pihak Yayasan Paramarta agar aktivitas perluasannya pembanguanan dihentikan sementara.

Kabid Gakda Satpol PP Kota Sukabumi, Heri Sihombing mengatakan, penghentian sementara tersebut mengingat bentuk langkah pencegahan lantaran terdapat sebagian warga Parigi RT. 05/08 Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warungdoyong, Kota Sukabumi yang menolak aktivitas tersebut.

“Kita mengingingkan agar di tengah masyarakat tidak terjadi gesekan satu dengan yang lainnya apalagi ini wilayah komplek Parigi Paramarta Sukabumi didominasi oleh kaum minoritas,” kata Sihombing kepada Jurnalsukabumi.com Jumat (29/10/2021).

Menurutnya, jika perluasan pembangunan dilanjutkan dikekhwatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi, info yang beredar LSM dan Ormas pun akan menggeruduk ke lokasi pembangunan Paramarta. Maka dari itu pihaknya sudah menyampaikan ke Yayasan Paramarta Sukabumi melalui karyawannya untuk bertemu langsung dengan pimpinannya.

“Secara aturan, jika izin belum dikantongi memang tidak boleh melakukan aktivitas dahulu. Meskipun segala bentuk persyaratan perizinan perluasan pembangunan Yayasan Paramarta Sukabumi masih dalam proses dari DPMTSP Kota Sukabumi,” jelasnya.

Lanjut Sihombing. “Kami akan menunggu dari Kelurahan Nyomplong dan Kecamatan Warudoyong untuk melakukan upaya musyawarah atau audensi antara Yayasan Paramarta Sukabumi dengan pihak warga Parigi yang menolak pembangunan perluasan dan Satpol PP Kota Sukabumi akan menengahinya,” tandasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru