JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah kendaraan mini bus jenis avanza berwarna silver bernopol B 9106 SZR menabrak dinding tower di Jalan Raya Puncak Dini, Desa Girimukti ,Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (03/10/2021).
Informasi dihimpun, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, kecelakaan terjadi saat kendaraan itu meluncur arah jalan pulang menuju Pulogadung Jakarta. Di lokasi kejadian diduga mobil mengalami rem blong sehingga menabrak dinding tower hingga 2 orang meninggal di tempat dan 1 orang di perjalanan menuju Rumah Sakit Palabuhanratu Sukabumi, sementara 3 penumpang lainnya mengalami luka – luka dan 1 orang luka ringan.
“Pokoknya pas turunan (tanjakan dini) tiba – tiba banyak yang teriak Allahu Akbar, Allahu Akbar. Di situ saya sudah gak sadarkan diri, sadar – sadar sudah pada nyungseb semua dan kaki ketekuk. Posisi saya juga sudah di depan,” ujar satu di antara penumpang yang mengalami luka ringan, Jubaedah kepada wartawan.
Jubaedah mengaku, di dalam kendaraan ada 7 orang dengan sopir, posisinya saat itu di bangku paling belakang, yang lainnya posisi kursi tengah 3 orang dan 2 di depan. “Yang di dalam itu, sopir Johan Wahyudi, istrinya Ela, mak Ela, Tuti, Sawinah, H. Masturo, dan saya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat itu dirinya bersama rombongan pulang nginep dari Jampang Kulon dari rumah saudaranya. Namun saat dalam perjalanan pulang malah terjadi kecelakaan tunggal hingga menewaskan 3 orang.
“Dari Jampang Kulon rumah saudara nginep, pulangnya pengen mampir ke Geopark. Jam satu setengah duaan (kejadiannya) gejar solat duhur. Belum tahu siapa saja yang meninggal dunia,” terangnya.
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi, Iptu Nandang Herawan membenarkan telah terjadi kecelakaan di Puncak Dini dan menewaskan 3 orang penumpangnya.
“Kronologis kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Mobil avanza pulang dari arah Jampang Kulon terjadi di puncak dini, 2 MD di tempat, satu meninggal dalam perjalanan 1 LB dan 4 luka ringan,” ucap Nandang di RS Palabuhanratu.
Ia menjelaskan, kendaraan avanza itu menabrak dinding tower di pudunan Puncak Dini, karena dari arah Puncak Darma tanjakan dini itu sangat tajam.
“Sekarang masih dalam penyelidikan, diduga sopir tidak konsentrasi sehingga out off control sehingga menabrak dinding tower tersebut. Keluarga korban sudah mengetahui dan akan menjemput korban,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor












