Satpolair Polres Sukabumi Evakuasi Jenazah ABK KM Harapan Jaya Disamudra Hindia

Rabu, 15 September 2021 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Satuan Polisi Perairan Polres Sukabumi mengevakuasi seorang anak buah kapal (ABK) yang meninggal ketika berlayar.

Jenazah yang merupakan ABK KM Harapan Jaya, berangkat dari Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara empat bulan lalu. Pada saat mencari ikan di samudera Hindia, korban tiba tiba merasakan sakit yang dideritanya sejak lama, karena kurangnya penangan akhirnya pria tersebut meninggal pada saat berlayar.

“Tadi sore jam 17.00 WIB  kita satpol air melakukan evakuasi terhadap korban meninggal dunia di atas KM Harapan Jaya. Mereka sedang mencari ikan di samudera hindia. Kebetulan palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi adalah yang terdekat,” ungkap Kepala Satuan Polair polres Sukabumi, Akp Tri Andri Affandi kepada jurnalsukabumi.com, Rabu malam (15/9/21).

Diketahui korban berinisial S (69) Warga kampung Sukorejo, RT. 001/005, Desa Sukorejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, provinsi Jawa Tengah itu meninggal pada hari Jumat (10/9) lalu akibat penyakit hernia yang dideritanya.

“Korban kini sudah dibawa ke rumah sakit sukabumi. Hasil informasi sementara diduga sakit. Mungkin sebentar lagi keluarganya menjemput ya,” terangnya

Sementara itu, keluarga korban Supeno menuturkan dirinya mendapat kabar pada hari Sabtu kemarin, kemudian dirinya berangkat ke Sukabumi untuk penjemputan jenazah korban.

“Dapat kabar dari keluarga, di suruh pulang ke Gerobokan, setelah disitu baru kesini, dan kini semua keluarga sudah berada di rumah duka menunggu jenazah sampai disana,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

 

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Kekeringan Meluas, Dinas Pertanian Petakan Wilayah Rawan Demi Selamatkan Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Berita Terbaru