JURNALSUKABUMI.COM – Rumah Sakit Umum Daerah R. Syamsudin SH menanggapi soal pelaku penusukan seorang pelajar di Kota Sukabumi yang dikabarkan merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat RSUD R. Syamsudin SH, dr Suprianto menjelaskan, untuk menentukan kondisi pelaku ini harus menunggu hasil observasi secara menyeluruh dari dokter spesialis kejiwaan.
“Ya, kita tunggu hasilnya. Saat ini, kondisi pasien masih gelisah lantaran baru masuk ruang perawatan,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (11/09/2021).
Akan tetapi lanjut dia, biasanya pasien seperti itu dan mudah-mudahan bisa segera tenang agar proses observasi bisa segera dilakukan.
“Soal waktunya, mungkin di akhir sesi keperawatan akan disampaikan kepada penyidik tentang status kejiwaannya seperti apa,” jelas Suprianto.
Apalagi, pasien dengan inisial H umur 42 tahun ini tengah tersandung kasus hukum. Maka dari itu, pihak rumah sakit akan melakukan koordinasi dengan penyidik sehingga bisa memberikan bantuan yang dibutuhkan.
“Kita sudah berkoordinasi juga dengan pihak kepolisian. Intinya, dengan keluar masuk pasien pihak rumah sakit akan selalu melakukan koordinasi,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, H (42) pelaku penusukan merupakan ODGJ. Akibatnya, pelajar berinisial GA (18) mengalami luka tusukan senjata tajam di bagian perut, punggung hingga lutut kaki, Jumat kemarin (10/09/2021).
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan












