Jalan Nasional Makan Korban, Camat di Sukabumi Utara Ini Bersuara

Rabu, 1 September 2021 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi jalan nasional Sukabumi-Bogor seakan tak pernah beres. Beberapa kali perbaikan jalan hingga menimbulkan kemacetan pun dilakukan, tapi tetap saja banyak lobang bahkan menyebabkan kecelakaan maut.

Salah satu titik kerusakan jalan nasional Sukabumi-Bogor berada Parungkuda. Tepatnya dekat akses masuk menuju Stasiun Parungkuda.

Hancurnya kondisi jalan membuat warga serta pengguna jalan mengeluh dan resah. Pasalnya akhir-akhir ini terjadi kecelakan lalu lintas akibat jalan berlubang. Hingga mengakibatkan pengendara meninggal dunia.

Tak hanya kerusakan Jalan, di lokasi tersebut pun minim saluran drainase dan rambu-rambu lalu lintas. Tak heran, jika hujan turun air meluap ke jalanan.

“Baru aja ada kecelakaan hingga memakan korban jiwa di area jalan rusak tersebut. Jalan Rusak sudah berusia satu tahun terkadang dibetulin tetapi tak memakan waktu lama mengingat di area tersebut minimnya saluran drainase, ketika hujan turun air besar dari pemukiman warga dan stasiun mengalir hingga tergenang di area jalan, percis depan simpang stasiun Parungkuda,”kata Sulaeman, salah seorang pedagang sekaligus warga setempat kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (1/9/2021).

Pria yang sering dipanggil Ule ini mengharapkan perhatian dari pemerintah pusat, provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi agar segera turun ke lokasi melihat kondisi kalan rusak. Mengingat apabila dibiarkan, dikhawatirkan akan ada korban kecelakaan kembali.

Sementara itu Camat Parungkuda, Amir Hamzah, kerusakan jalan nasional di wilayahnya juga disebabkan masifnya lalulalang kendaraan dengan tonase tinggi. Hal ini diperparah dengan saluran drainase yang tidak beres.

“Betul ada yang rusak di wilayah kami dan Jalan itu adalah Jalan Nasional Sukabumi-Bogor yang berdampingan dengan jalan kabupaten. Dalam waktu dekat ini saya akan melaporkan kepada pimpinan dan dinas terkait agar segera diperbaiki,”ujar Amir Hamzah.

Reporter : Ifan | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja
Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah
Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan
Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎
Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi
Viral! Jalan Baru di Jampang Tengah Dikeluhkan, Aspal Disebut Lunak seperti Gulali
Dorong Pemilih Cerdas Pemilu 2029, Heri Gunawan dan KPU Kota Sukabumi Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik
Rp8,4 Miliar Hak Buruh Belum Dibayar, PT Wilton dan BBP Didesak Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:07 WIB

327 Pejabat Pemkab Sukabumi Dilantik, Bupati Asep Japar Tantang Birokrasi Buktikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Perbaikan Jalan Dikebut, Akses Tanjungsari-Bojongtipar Jadi Penggerak Ekonomi Jampang Tengah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Oknum Komite MAN 3 Sukabumi Ditangkap Kasus Sabu, 6 Paket Barang Bukti Diamankan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Wabup Andreas Sebut Pramuka Jadi Wadah Strategis Membangun Karakter Generasi ‎

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Konflik Nelayan Ujunggenteng Mereda, DPRD Sukabumi Dorong 12 Aturan Dipatuhi

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB