Davi Ramadhan, Bayi 4 Bulan di Parungkuda Derita Kebocoran Jantung Sejak Lahir

Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUABUMI.COM – Malang nasib Al Davi Ramadhan bayi 4 bulan tergolek lemah di kediamannya yang terletak di Kampung Ciutara, RT 18/07, Desa Pondokaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, karena sejak lahir menderita kebocoran jantung.

Tak ada yang menduga, anak ketiga pasangan Asep Suhendi (38) dan Nani Hidayanti (31) ini harus mengalami penyakit berat di usianya yang masih sangat belia sehingga harus rela peralatan medis menempel di tubuh mungilnya.

Sejak lahir awal bulan April lalu, Davi sudah menjalani perawatan selama 25 hari di RS Syamsudin. Pada saat itu, kondisinya terus membaik dan harus dirujuk ke rumah sakit Hasan Sadikin Bandung.

Namun orang tuanya menolak, karena terbentur dengan biaya. Sebab, selama dirawat di RS Samsudin dirinya hanya memakai Jampersal untuk membiayai pengobatan.

“Pernah dirujuk ke spesialis jantung di Bandung, tapi saya menolak karena kekurangan biaya untuk merawatnya, sebab tidak mempunyai BPJS kesehatan,” kata Orang tua bayi, Asep Suhendi (38) kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (24/7/21).

Setelah itu sambung dia, bayi itu secara terpaksa dibawa pulang dan dianjurkan terus menerus berobat jalan. Orangtuanya meminta pemerintah membantu pengobatan tersebut sehingga dirinya bisa membawa bayi itu untuk menjalani pengobatan di RS Hasan Sadikin Bandung.

“Selama di rumah sudah tiga kali kontrol, dan sekali berobat mengeluarkan biaya 500 ribu. Itu tuh harus ada tapi kondisi sehari hari pun sulit,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB