JURNALSUKABUMI.COM – Aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat turut berpengaruh pada pelaksanaan Salat Idul Adha 1442 Hijriyah, Selasa 20 Juni besok. Seperti yang terjadi di Masjid Agung Al-Hurriyyah Cicurug, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) hanya akan menggelar Salat Idul Adha dengan jemaah pria.
Hal tersebut diungkapkan Budiansyah, Sekretaris DKM Masjid Agung Al-Hurriyyah. Budiansyah menegaskan keputusan itu diambil berdasarkan rapat dengan Muspika Cicurug.
“Dari keputusan rapat bersama Muspika, besok kita menggelar salat hanya di dalam ruangan masjid, dan itu dikhususkan untuk jemaah pria,” ujar Budiansyah kepada jurnalsukabumi.com, Senin (19/7/2021).
DKM tidak dapat menggelar salat di Alun-alun Kaum Cicurug seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan adanya aturan PPKM Darurat, Alun-alun Kaum Cicurug masih ditutup untuk umum.
Budiansyah menjelaskan, jemaah juga diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker serta mencuci tangan sebelum dan sesudah Salat Ied. DKM akan menyediakan sabun cuci tangan dan hand sanitizer untuk menunjang pelaksanaan prokes.
“Setelah Salat Ied, kita akan langsung menyemprotkan desinfektan di semua ruangan masjid,” kata Budi.
Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Hurriyyah Cicurug akan dipimpin oleh KH Aep Saepudin dan Khotib Rahmat Fauzi. Sementara bagian protokoler menjadi tanggung jawab Budiansyah.
Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Mohammad Noor












