Kesal Chat Gak Dibalas Istri di Arab, Pria Warga Gegerbitung Nekad Gandir

Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sumardi (28) warga Kampung Pasirbanteng, Desa Cijurai, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, dikabarkan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara Gantung Diri (Gandir), Sabtu (17/07/2021).

Informasi yang dihimpun, penyebab kematian korban diduga akibat kesal chat yang dikirim via aplikasi whatsApp kepada istrinya yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi tak kunjung dibalas.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui berawal saat Arif yang merupakan penjual asongan melihat kedua anak Sumardi tengah menangis histeris sekira pukul 14.30 WIB.

Tidak berpikir lama, Ia pun bergegas menghampirinya. Namun, sesaat di dalam rumah Arif pun dibuat kaget lantaran melihat Ayah mereka sudah tergantung di pintu flapon dapur dengan menggunakan tali tambang kecil berwarna biru merah.

“Dari sana saya langsung berteriak untuk meminta pertolongan kepada warga dan agar melaporkan kejadian ini kepada aparat kepolisian setempat,” singkat Arif.

Terpisah, Camat Gegerbitung, Yanti Budiningsih saat dikonfirmasi jurnalsukabumi.com membenarkan akan peristiwa tersebut dan langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Ya betul, kita bersama aparat Kepolisian dan Babinsa Koramil langsung mendatangi lokasi dan membawa korban untuk diperiksa lebih lanjut,” ungkap Yanti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengecekan korban di Puskesmas Gegerbitung, tidak ditemukan adanya kekerasan. Dan menunjukan lidah korban yang menjulur, air liur menetes, kedua belah tangan mengepal serta keluar air mani dari kemaluannya.

“Adapun penyebab kematiannya, dari hasil pemeriksaan aparat Kepolisian dan melakukan pengecekan handpone milik korban, bahwa chat whtsApp yang dikirimkan kepada istrinya yang sedang bekerja di Arab Saudi tidak pernah dibalas. Dan kalau dibalas pun lama seolah-olah Istrinya kurang merespon,” tutup Yanti.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Berita Terbaru