Dinsos Sukabumi Gelar FGD Penelitian dan Pengembangan Desa Berketahanan Sosial

Kamis, 27 Mei 2021 - 16:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – DinasSosial Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) program kegiatan Penelitian dan Pengembangan Desa Berketahanan sosial. Program tersebut merupakan agenda Kemensos RI. Acara dihelat di Aula Dinas Sosial dimulai pukul 10.10 WIB hingga pukul 12.10 WIB, Kamis (27/5/21).

Acara dibuka oleh Sektretaris Dinas Sosial, Gelora Syswati mewakili Kepala Dinas Sosial, Hj. Teja Sumirat yang berhalangan hadir, karena tengah mengikuti zoom meeting membahas tentang Pemberdayaan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PPRSE), di Pendopo Sukabumi bersama Dinas Sosial Jawa Barat.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh sekdis, Kepala Dinsos Kabupaten Sukabumi, Hj. Teja Sumirat mengatakan, kegiatan ini mengacu kepada Undang – Undang Nomor 11 tahun 2009, pasal 5 ayat 2 tentang penyelenggaraan sosial.

” Penyelenggaraan kesejahteraan sosial menyebutkan bahwa prioritasnya meliputi kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, keterpencilan, ketunaan sosial, penyimpangan prilaku, bencana sosial dan korban tindakan kekerasan dan eksploitasi dan diskriminasi,” katanya.

Bicara tentang peningkatan kesejahteraan sosial kata kadis, ada 26 jenis Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Orientasi penyelenggaraan kegiatan sosial lanjut dia, hendaknya bersifat komprehensif dan bukan hanya sekedar penanganan masalah kesejahteraan sosial saja melainkan peningkatan perlindungan terhadap warga masyarakat secara menyeluruh.

Berdasarkan data kependudukan yang dikeluarkan oleh Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, jumlah penduduk seluruhnya berjumlah 2.626. 762 jiwa. Angka ini diperoleh dari dari data jiwa penduduk yang berasal dari 47 kecamatan, 381 desa dan 5 kelurahan.

“Kabupaten Sukabumi merupakan kabupaten terluas di pulau Jawa setelah Banyuwangi. Jelas ini merupakan potensi besar dalam peningkatan sumberdaya ekonomi dan berpotensi meningkatkan angka penyandang masalah kesejahteraan masyarakat juga,” jelas Teja.

Pelaksanaan FGD sendiri ungkapnya, untuk membangun komitmen bersama untuk mewujudkan dan mensukseskan program Penelitian dan Pengembangan desa Kebertahanan Sosial di Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi.

Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan
Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan
Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila
Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026
PWI Sukabumi Buka Ruang Kolaborasi, Ajak IJTI Perkuat Ekosistem Pers
Nanan Apon Diganjar IJTI Award, Minisoccer Sangrawayang Jadi Wadah Potensi Anak Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Pemkab Sukabumi Dorong Sinergi Kejaksaan dan Pers Perkuat Pengawasan Pemerintahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Penerangan Hukum Kejari Sukabumi Bersama Pers: Merawat Kepercayaan, Mengawal Keadilan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Semangat Persatuan di Momentum Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Catatan Debu Jalanan: Jangan Biarkan KSU Terhenti di Tengah Jalan!

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB