Deklarasi Penolakan, Kapolres Sukabumi Kota Ancam Tembak Geng Motor Pembuat Onar

Selasa, 25 Mei 2021 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkofimda) Kota dan Kabupaten Sukabumi menggelar deklarasi Sekaligus penandatanganan penolakan keberadaan geng motor dan aksi – aksi berandalan bermotor. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, menegaskan akan melakukan tindakan tegas tembak terukus jika masih ada geng motor pembuat onar.

Seremoni deklarasi dan penandatanganan dilaksanakan di Mako Polres Sukabumi Kota, Selasa (25/5 /21). Kegiatan deklarasi diikuti unsur Forkopimda, tokoh ulama dan oganisasi kemasyarakatan. Rakor menyimpulkan penolakan keberadaan berandalan geng motor di Sukabumi.

“Kami akan menindak tegas tembak terukur kalau masih ada terdapat aksi – aksi berandalan geng motor dengan simbol – simbolnya dan kita akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh ulama, organisasi Kemasyarakatan, ormas islam untuk membentuk Satgas untuk menjaga kampung di lingkungan terkecil, “ucapnya.

Sumarni juga menambahkan pihaknya bersama alim ulama mengajak generasi muda untuk berhijrah kembali ke jalan yang benar untuk tidak terlibat kembali dalam aksi – aksi berandalan yang meresahkan masyarakat. Ia pun mengimbau kepada Ormas untuk tidak memberikan tempat untuk mereka berlindung tetapi bisa merangkul serta mengarah ke jalan kebaikan.

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengatakan dalam dapat koordinasi disampaikan beberapa pilar untuk menangani berandalan geng motor. Yakni pilar aparatur wilayah, organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan pendidikan.

“Yang menjadi tugas pemerintah daerah adalah mengaktivasi aparatur wilayah dari tingkat RT, Rw, Kelurahan dan Kecamatan menjadi garda terdepan temu cepat lapor cepat,” ujar Fahmi kepada Jurnalsukabumi.com seusai acara.

Fahmi juga menjelaskan nantinya aparatur wilayah mengidentifikasikan wilayah atau tempat nongkrongnya berandalan geng motor, sedangkan pilar pendidikan akan melakukan pengontrolan antara terhadap para pelajar.

“Yang terpenting bagi kita selaku aparatur, tidak bosan dan menjadi lemah apa yang telah dilakukan meskipun hasilnya belum sesuai dengan harapan,” jelasnya.

Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:18 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Zero Halinar, Gandeng TNI-Polri Razia dan Tes Urine

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB