Ratusan Buruh Cidahu Rela Berjalan Kaki Pasca Pondasi Jembatan Ambrol

Rabu, 28 April 2021 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan buruh serta pengguna jalan lainnya terpaksa harus berjalan kaki saat melintas Jembatan Cicuwol, yang terletak di Kampung Pasir Dalem, Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (28/06/2021).

Pantauan jurnalsukabumi.com, penampakan tersebut terjadi sekira pukul 06.00 WIB, dimana saat para buruh dan pengguna jalan menuju tempat kerja akibat pondasi jembatan ambrol tergerus air Sungai Cicatih, Selasa (27/04/21).

Tak hanya itu, di lokasi juga terlihat jajaran TNI, Polri berikut pemerintah setempat tengah melakukan sistem buka tutup kendaraan roda dua yang hendak melintas di area tersebut.

“Iya gimana lagi dari pada kesiangan kerja, mending jalan kaki biar cepet saja,” ujar salah satu karyawan pabrik yang melintas, Ebah (35) kepada jurnalsukabumi.com.

Ia menjelaskan kejadian ini terbilang baru pertama kalinya ia rasakan. Harapan besarnya, pemerintah segera melakukan tindakan cepat dalam musibah ini.

“Semoga pemerintah bisa turun langsung dan memperbaiki jembatan ini, agar warga dan kami buruh kerja bisa menikmati jalan tersebut kembali,” imbuhnya.

Diberitakan, pondasi Jembatan Cicuwol, yang terletak di Kampung Pasir Dalem, Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi ambrol tergerus air Sungai Cicatih, Selasa (27/04/21).

Staff Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Beki Supriatna mengatakan, tergerusnya pondasi jembatan tersebut akibat volume air Sungai Cicatih yang meningkat.

“Laporan sudah kita terima jam 19.30 WIB. Pada saat kejadian warga sekitar sempat mendengar suara gemuruh berasal dari tumbangnya pondasi,” ujarnya kepada Jurnalsukabumi.com, di lokasi kejadian.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru