Jelang Ramadhan, Warga Kota Sukabumi Mulai Padati Pasar

Minggu, 11 April 2021 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pusat pembelanjaan dan Pasar di Kota Sukabumi mulai dipadati oleh warga untuk berbelanja berbagai bahan pokok guna memenuhi kebutuhan menjelang bulan ramadan.

Dari pantauan Jurnalsukabumi.com, beberapa titik ruas jalan menuju pusat perbelanjaan yakni, jalan A Yani, jalan Ciwangi, Harun Kabir, Lettu Bakri dan jalan Tipar Gede terlihat macet dipadati oleh pejalan kaki dan pengendara.

Kepala Bidang Penegak Peraturan Daerah (Gakda) Kota Sukabumi Heri Sihombing mengatakan, saat ini memang situasi di beberapa titik wilayah Kota Sukabumi dipadati oleh warga yang hendak pergi ke pusat pembelanjaan, terjadi menjelang bulan ramadan warga berbondong-bondong untuk membeli kebutuhan di bulan puasa.

“Satpol PP Kota memantau di beberapa titik yakni di Lapang Merdeka, Alun – alun, Dago, wilayah pusat pembelanjaan dan pasar, Ciandam dan kolam renang Santasee, apalagi Kota Sukabumi saat ini memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” kata Sihombing kepada Jurnalsukabumi.com.

Meskipun demikian sambung Sihombing, Satpol PP masih tetap melaksanakan kegiatan patroli biasa dan juga menyerukan kepada pelaku usaha untuk melakukan 3 M dan masyarakat. Kalau masyarakat kedapatan tidak memakai masker ditegur petugas agar memakai masker.

“Untuk wilayah di sekitar pasar kita melakukan giat harian yang dibagi jadwal karena kita mempunyai dua bidang yaitu Trantib dan Gakda jadi tugasnya disilang,” jelasnya.

Saya menghimbau walaupun Pemerintah Kota Sukabumi telah melakukan program vaksinasi Covid-19, jangan merasa kalau sudah di vaksin Covid-19 dua kali misalnya sudah merasa kebal akan tetapi warga harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 5 M terutama kita berada di fasilitas umum minimalnya gunakanlah masker.” tandasnya.

Reporter: Azis R I Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar
HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:22 WIB

Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:18 WIB

Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:46 WIB

Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

HBA 2026, Kajari Sukabumi Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berlandaskan Integritas dan Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Berita Terbaru