Cegah Teror, Polres Perketat Pengawasan Pintu Masuk Sukabumi

Kamis, 1 April 2021 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Menyusul aksi teror di Makassar dan Mabes Polri di Jakarta, aparat kepolisian di Kota dan Kabupaten Sukabumi, memperketat pengamanan di tiap pintu masuk perbatasan.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, pengawasan dan keamanan ditingkatkan. Salah satunya melalui Patroli di beberapa wilayah.

“Selain peningkatkan keamanan, Kami juga memasang kawat berduri di sekitar pagar Mako Polres dan Patroli di beberapa wilayah juga ditingkatkan,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (01/04/21).

Tak hanya itu, giat razia juga dilakukan secara selektif, di beberapa titik serta pintu masuk ke wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Atas terjadinya penyerangan Mabes Polri di Jakarta. Saya meminta masyarakat untuk tetap tenang, dan bisa menjaga kondusifitas di wilayah Sukabumi,” imbuhnya.

Sumarni mengungkapkan, masyarakat harus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait aktifitas orang yang mencurigakan serta gangguan Kamtibmas lainnya.

“Dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Sukabumi Kota, tentunya kita sangat membutuhkan peran masyarakat, oleh karena itu warga diminta untuk melapor pada petugas bila ada orang asing yang mencurigakan,” tegasnya.

Terpisah, Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif mengaku mulai menginstruksikan jajarannya untuk memperketat setiap leading sector di wilayah hukumnya.

Terutama meningkatkan kewaspadaan di masing-masing Polsek. Tidak hanya penjagaan di Mako Polsek saja. Namun, pribadi dan keluarga pun harus lebih di tingkatkan.

“Dengan adanya kejadian kemarin kita tingkatkan. Meski, sebenarnya tiap hari juga siaga,” sambungnya.

Ia mengimbau, masyarakat juga diminta kerjasamanya untuk selalu melaporkan hal-hal yang mencurigakan. Utamanya, tidak perlu terbawa suasana berlebihan. “Intinya, tidak usah panik, tidak usah khawatir,” tandasnya.

Reporter: Ilham/Rizky | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Senin, 29 Juni 2026 - 12:45 WIB

Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Berita Terbaru