JURNALSUKABUMI.COM – Gencarnya Pemerintah Kabupaten Sukabumi gerakan Open Defecation Free (ODF) atau buang air sembarangan di ruang terbuka belum optimal. Seperti halnya di Kecamatan Sukaraja.
Keberadaan warga kampung Jeungjing RT. 002/012 Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, yang belum memiliki tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) dan rendahnya tingkat kesadaran akan kesehatan, akibatnya puluhan warga masih melakukan kebiasaan buruk membuang air besar sembarangan atau di area terbuka.
Informasi yang di himpun Jurnalsukabumi.com di lapangan, tempat MCK yang berukuran sekitar panjang satu meter dan lebar 1,5 meter terbuat dari bambu, berada di atas kolam ikan tersebut puluhan warga kampung Jeungjing memakai fasilitas itu untuk mencuci piring, mencuci pakaian, mandi dan Buang Air Besar (BAB).
“Ya betul, sebagian warga kami menggunakan fasilitas MCK tersebut setiap hari lantaran disetiap rumah ada yang tidak memiliki WC,” ungkap Emak Enung (55) tahun kepada Jurnalsukabumi.com Selasa (30/3/21).
Emak Enung mengatakan, sebetulnya warga kampung Jeungjing pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten Sukabumi dengan dibangunnya fasilitas MCK. Namun sudah sekitar lima ahun MCKnya sudah rusak total dan tak terurus.
“Warga kami berharap agar pemerintah kembali bisa membantu untuk membangun dan merenovasi fasilitas umum MCk untuk warga, masa pemerintah tidak memperdulikannya untuk kepentingan masyarakat.” harapnya.
Reporter: Azis R || Redaktur: FK Robbi






