JURNALSUKABUMI.COM – Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesian (BPK-RI) melalui perwakilan Jawa Barat menggelar entry meeting bersama Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri di Pendopo Sukabumi Jumat, (26/03/21).
Entry meeting atau pertemuan untuk memulai laporan pemeriksaan keuangan itu bertujuan mensinkronkan laporan keuangan yang sudah memenuhi kewajaran, dan kesesuaian pada tahun 2020 kemarin.
“Sebelumnya terkendala pandemi covid 19 sehingga kita harus melakukan refocusing atau memfokuskan kembali anggaran, tetapi laporannya tetap harus terperinci, dan perlu kajian mendalam,”kata Pengendali Tehnis BPK RI, Ade Kusnadi dalam keterangan yang di terima jurnalsukabumi.com, Jum’at (26/03/21).
Sambung dia, entitas yang diperiksa harus terus berkomunikasi secara positif, dengan begitu membuat transparansi kepada rakyat tentang pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara. diharapkan siapapun yang akan siapapun yang akan diperiksa harus menyampaikan secara transparan.
“Saya meminta ada komunikasi terkait data pendukung dari tiap perangkat daerah dengan tim BPK dalam pemeriksaan, sehingga pemeriksaan bisa berjalan dengan baik,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri memaparkan pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat berharap pemeriksaan terperinci dari mulai Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca, dan Catatan atas Laporan Keuangan ini bisa mencerminkan kinerja Pemkab Sukabumi lebih baik dan mengutamakan transparansi.
“Dalam pemeriksaan nanti saya minta perangkat daerah bisa bersinergi dan kooperatif dalam penyajian data yang dipinta BPK supaya hasilnya sesuai, intinya kita akan melihat tata keuangan tahun 2020, kita ketahui tahun 2020 banyak pergeseran karena refocusing,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha I Redaktur: Mohammad Noor












