Dalam Semalam, Puluhan Rumah di Kota Sukabumi Terendam Banjir Hingga Longsor

Selasa, 16 Maret 2021 - 17:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Akibat hujan deras yang melanda sebagian wilayah Kota Sukabumi pada Senin (16/03) sekitar pukul 23.00 WIB. Menyebabkan belasan rumah terendam banjir hingga tanah longsor dibeberapa titik.

Sesuai data yang diterima dari Pusdalops PB BPBD Kota Sukabumi, tercatat sebanyak 25 rumah hingga sekolah dan tempat beribadah, terendam banjir dan longsor.

Seperti halnya yang terjadi di Jalan Aminta Azmali Kampung Baru Skip RT 04/09, Kelurahan Sriwedari Kota Sukabumi.

Dalam peristiwa itu bangunan dan kawasan pondok pesantren (Ponpes) Assirojul Munir dan rumah tergenang banjir.

Peristiwa banjir itu terjadi akibat tumpukan sampah sehingga air sungai meluap dan meredam rumah warga.

“Diakibatkan tumpukan sampah sehingga sungai meluap karena hujan ke kawasan tesebut. Sembilan ruangan, dan beberapa peralatan santri untuk mengaji rusak setelah terendam air,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani, melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Zulkarnain Barhami kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (16/03/21).

Selain banjir lanjut dia, akibat hujan deras itupun menyebabkan, tanah longsor yang terjadi di beberapa titik. Misalnya, di Kampung Tanjung Sari Jalan Merbabu RT. 05 RW. 04, Karang Tengah, Kota Sukabumi.

Dalam peristiwa itu mengakibatkan, atap rumah milik Erik (30) mengalami kerusakan cukup parah akibat tergerus longsor.

“Luas terdampak 20 m. Disinyalir terjadi karena posisi nya pada tempat yang miring dan kontur tanah yang labil,” imbuhnya.

Dia menambahkan, beruntung dalam rentetan kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa. Namun warga yang terdampak mengalami kerugian hingga ratusan juta.

“Taksiran nilai kerugian Rp 200.000.000, Luas cakupan berdampak 1966 m2,Korban jiwa nihil. Jumlah dan titik sebaran di 3 kecamatan, 4 kelurahan, 7 titik dan 3 jenis kejadian,” pungkasnya.

Reporter: Rizky Miftah || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar
Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur
Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas
DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji
DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara
Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka
HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Tendangan Wabup Andreas Buka Persaingan 71 Sekolah di Bupati Cup 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 September 2026 - 18:07 WIB

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 September 2026 - 10:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Selasa, 29 September 2026 - 10:35 WIB

DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji

Selasa, 29 September 2026 - 08:05 WIB

Dugaan Asusila Anak di Ujunggenteng, Polisi Tetapkan Tetangga Korban sebagai Tersangka

Berita Terbaru

HEADLINE

Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

HEADLINE

Warga Nagrak Meregang Nyawa di Dalam Sumur

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:07 WIB