Menikmati Kenikmatan Ngopi di ‘Kedai Kopi Palagan’ Parungkuda’

Senin, 15 Maret 2021 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kedai Kopi Palagan, sajikan kopi asli Sukabumi, dengan cara diseduh “tubruk” dan ditemani lantunan live musik klasik dan pop.

Kopi merupakan salah satu minuman yang paling dinikmati banyak orang, yang tidak sekadar diteguk saja, namun juga dinikmati. Tak ayal, para pembisnis kedai kopi pun selalu memberikan hal yang menarik baik dalam hal, bahan baku kopi (terbaik), cara penyajiannya, atau yang lainnya sebagai magnet bagi pengunjung

Seperti, di “Kedai Kopi Palagan” yang berlokasi di Area parkir museum Palagan Bojongkokosan Parungkuda, menyajikan kopi asli dari Sukabumi, dengan cara pengolahan diseduh “tubruk” dan ditemani lantunan live musik klasik dan pop.

Kedai kopi yang sudah berdiri selama kurang lebih dua tahun tersebut kini kerap diserbu pengunjung baik perorangan maupun komunitas.

“Tempat ini dulunya sekretariat teman-teman komunitas Kaki daun dan sudah beberapa kali mencoba usaha kedai gak jalan terus, serta mereka banyak yang ga ada kegiatan (nganggur) maka saya gabung ke mereka dan bareng-bareng bangun kedai,” kata Owner kedai kopi Palagan, Dadeng Nazarudin, kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (14/3/21).

Dadeng menuturkan, setiap harinya kedai ini selalu jadi tempat kumpulnya komunitas. Seperti, Komunitas music (berbagai group music) Wilayah Parungkuda dan Cicurug, Komunitas Relawan Kemanusiaan, Tanggap Bencana, Komunitas motor, mobil dan lainnya.

“Jadi disini, ngopi sembari ditemani lantunan musik klasik dan pop,” ujarnya.

Kedai Kopi Palagan sambung Dadeng, menjual khusus kopi asli dari berbagai wilayah kecamatan di Sukabumi dengan berbagai jenis proses pengolahannya.

“Kebanyakan penikmatnya adalah Kopi lokal 60 % dari Kopi daerah Kabandungan, sisanya dari Cidahu, Cicurug, Gegerbitung, Ciambar, dan Nagrak, dan mayoritas penyuka kopi di Wilayah kita sukanya Robusta 70 % penikmat Kopi pahit di seduh dengan cara tubruk dan kopi susu ( Vietnam drive),” ungkapnya.

Yang hebatnya lagi, kedai kopi palagan memiliki dua program kemanusiaan bulanan. Yakni, seduh Kopi Solidaritas (SKS) yang hasil dari penjualan menu Kopi di sumbangkan ke yang membutuhkan (bantu yang sakit, bantu dana untuk bencana dan lain-lain red) dan MABRAY atau Makan Bareng Anak Yatim

“Setiap hari dari hasil penjualan kopi kita sisihkan untuk hal-hal kemanusiaan salah satunya untuk santunan anak yatim/piatu atau jompo,” bebernya

“Kalau para penggiat kemanusiaan setelah bekerja kemanusiaan mereka butuh tempat kita persilahkan di kedai dan kita gratiskan,” tambahnya.

Reporter: Ruslan AG || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 
Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika
Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan
Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi
PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove
8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun
Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB