JURNALSUKABUMI.COM – Tukang service kompor gas, Januar (50) warga Kampung Tipar RT 46/10, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, dikabarkan tewas mendadak.
Informasi yang dihimpun, selama satu hari sebelum ditemukan meninggal, korban tidak terlihat ke luar rumah. Padahal biasanya rumah korban selalu ramai dengan suara mesin gurinda saat dia menyelesaikan pekerjannya.
Kanit Reskrim Polsek Cisaat, AKP Arif Maulana mengatakan, korban meninggal dengan cara wajar dan bukan karena tindak penganiayaan atau karena terpapar Covid-19.
“Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter yang menangani jenazah, korban meninggal karena sakit. Karena tidak jauh dari jasad korban ditemukan ragam jenis bekas obat sakit perut, kepala dan mag,” katanya kepada jurnalsukabumi.com lewat saluran telepon.
Pada tubuh korban lanjut dia, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dia juga menyangkal, jika korban meninggal karena positif corona.
“Masyarakat harus tetap tenang. Karena hasil pemeriksaan oleh dokter, menunjukkan bahwa korban dipastikan negatif Covid-19,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik rumah kontrakan tempat jasad korban ditemukan, Iwan SG menuturkan, sehari sebelum korban meninggal, dia dan almarhum masih sempat berbincang di teras rumah.
Antara mereka hanya terlibat perbincangan seputar pekerjaan. Selama berkomunikasi ujarnya tidak ada tanda-tanda korban sedang mengalami sakit.
“Waktu saya cek keesokan harinya di dalam rumah itu tampak sepi. Saya gedor-gedor pintu, tapi tidak ada yang menyahut. Untuk memastikan keadaanya, saya masuk lewat rolling door yang tidak terkunci. Ternyata, korban telah meninggal sambil terlentang dan di mulutnya mengeluarkan darah,” tandas Iwan.
Reporter: Usep Mulyana Redaktur: Ujang Herlan












