Angka Kecelakaan Masih Tinggi, Sat Lantas Polres Sukabumi Kota Lakukan Hal Ini!

Kamis, 4 Februari 2021 - 22:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Unit Laka Lantas Polres Sukabumi Kota, terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Sukabumi yang relatif masih tinggi.

Dari data yang tercatat, sepanjang Januari hingga Desember 2020 lalu saja terdapat sebanyak 100 kejadian. Dari peristiwa itu mengakibatkan 42 korban meninggal dunia, 57 luka ringan dan satu orang mengalami luka berat.

Sementara untuk kecelakaan lalu lintas selama Januari 2021 terdapat sebanyak 10 kejadian dengan memakan 10 korban luka dan lima orang meninggal dunia.

Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Jajat MunajatĀ menjelaskan, korban kecelakaan lalu lintas tersebut, hingga saat ini masih didominasi oleh pengendara roda dua yang akibat human error.

“Akibat human eror. Contohnya, mereka tidak konsentrasi dan ngantuk saat mengendarai kendaraanya hingga akhirnya terjadi kecelakaan,” kata dia kepada wartawan, Kamis (04/02/21).

Lanjut dia, mayoritas kecelakaan lalu lintas ini terjadi di Jalan Jalur Lingkar Selatan, sisanya hampir merata di jalan yang berada di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Kalau melihat dari data yang ada kebanyakan kecelakaan terjadi di Jalur Lingsel. Meski demikian, saat ini tidak ada black zone karena hampir tidak ada kecelakaan yang berturut-turut di satu titik,” ujarnya.

Demi menekan angka kasus kecelakaan tersebut, Satlantas Polres Sukabumi Kota berupaya melakukan sosialisasi, himbauan dan teguran terhadap para pengendara yang melanggar lalu lintas.

Pasalnya tambah dia, saat ini masih banyak ditemukan pelanggaran lalu lintas seperti, pengendara yang tidak menggunakan helm, kendaraan pengangkut barang digunakan untuk memuat orang.

“Tapi sejak adanya masa pandemi Covid-19 ini Satlantas Polres Sukabumi Kota lebih mengedepankan himbauan dibandingkan dengan tindakan penilangan,” tandasnya.

Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas
DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji
DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara
HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis
Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 
Diduga Belum Kantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Dikeluhkan Warga
Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Ciemas, Ayah Meninggal Dunia
Bawa Muatan 9 Ton, Truk Terguling di Tanjakan Baed Warungkiara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:38 WIB

Tragis! Ayah dan Anak Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Panenjoan Ciemas

Selasa, 29 September 2026 - 10:35 WIB

DLH Ikut Turun ke Lokasi Tambang Simpenan, Tailing Dam Jadi Bagian yang Dikaji

Selasa, 29 September 2026 - 08:09 WIB

DPRD Soroti Aktivitas Tambang di Simpenan, Perusahaan Diminta Hentikan Kegiatan Sementara

Senin, 28 September 2026 - 22:04 WIB

HUT ke-81 TNI: Rumkitban Pangrango Sukabumi Gelar Baksos Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Minggu, 27 September 2026 - 20:34 WIB

Lahan Sawit di Parakansalak Terbakar, Petugas Gabungan Evakuasi CepatĀ 

Berita Terbaru