Penerima SCTV Award Bidang Lingkungan, Kini Hidup di Tengah Duka Nestapa

Selasa, 2 Februari 2021 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Desa/Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Titin Kasmawati (49), penerima penghargaan SCTV Award tahun 2019 untuk kategori pemerhati lingkungan, kini hidupnya penuh duka nestapa. Tidak ada satu pun yang pihak yang memperhatikan nasibnya, dikala kondisi hidupnya terpuruk seperti saat sekarang ini.

Bagaimana tidak, penerima penghargaan dari salah satu stasiun televisi nasional ternama itu, hidup dalam sebuah bangunan kayu berukuran 4 meter X 5 meter yang berfungsi sebagai rumah sekaligus warung kopi tempat dia mencari penghidupan. Lebih miris lagi, dia hidup dengan daya penglihatan yang sangat terbatas karena sejak 2018 lalu, dia divonis mengidap katarak.

“Sekarang saya hidup serumah dengan bibi. Dia membantu saya berjualan kopi dan mie rebus, untuk mencari sesuap nasi. Karena hanya warung ini, harta milik benda satu – satunya untuk menyambung hidup. Sudah 2.tahun ini, saya mengidap katarak. Sehingga aktivitas saya, tidak senormal dulu lagi ,” katanya kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (2/2/21).

Penghargaan SCTV Award yang dia terima tahun 2019, adalah buah kerja keras dia sejak 4 tahun lalu, mengabdikan diri untuk memelihara primata asli Kecamatan Lengkong, Owa Jawa. Dari 2016, dia mulai bergaul dengan habitat Owa Jawa di Hutan Pinus Anggarenceng hingga saat ini. Jumlah populasi Owa Jawa di areal hutan produksi itu tinggal tersisa 7 ekor.

“Tahun 2014, Owa Jawa di hutan Pinus Anggarenceng ada 4 ekor yakni Abah, Ema, Wiki dan Jojo. Tahun 2018, Ema melahirkan tiga ekor anak dari 3 pejantan yang diberi nama Tina, Sakura dan Naruto,” terangnya.

Sementara itu, Camat Lengkong Agung Budiman, mendukung langkah Titin dalam melestarikan habitat Owa Jawa dari ambang kepunahan. Karena menurutnya, Owa Jawa merupakan satwa langka yang hanya ada di Wilayah Lengkong.

” Di Indonesia populasi Owa Jawa tinggal 2 ribu ekor. Salah satunya ada di wilayah Lengkong. Untuk mendukung perjuangan Bu Titin saya memberikan bantuan sebesar Rp1 juta untuk membeli makanan hewan maskot Lengkong itu Sumber dananya kami anggarkan dari UPK,” kata Agung.

Reporter: Usep Mulyana || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Momentum Persaja Kabupaten Sukabumi: Tegakkan Keadilan dan Perkuat Solidaritas Adhyaksa

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB