11.000 Vaksin Sinovac Tiba di Cibadak, Sukabumi Segera Mulai Vaksinasi Covid-19

Selasa, 26 Januari 2021 - 19:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pendistribusian 11.000 vial vaksin Sinovac dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Jabar) akhirnya tiba di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Gudang Farmasi, Jalan Raya Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (26/01/21)

Kedatangan vaksin di wilayah ini mendapat pengawalan ketat anggota kepolisian dan dipimpin langsung Kapolres Sukabumi AKBP M. Lukman Syarif. Vaksin asal China itu merupakan program nasional gratis bahkan tanpa persyaratan untuk masyarakat.

“Sasaran pendistribusian tahap awal untuk tenaga fasilitas kesehatan di 58 pusat kesehatan masyarakat, 8 Rumah Sakit dan 6 klinik di wilayah Kabupaten Sukabumi,” kata Ade Setiawan selaku Wakil Ketua Harian Satgas Penanganan Covid- 19 kepada wartawan.

Lanjut ia, Indonesia memang sudah memulai program vaksinasi Covid-19 sejak 13 Januari 2021 lalu. Vaksinasi pertama diberikan kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Pemerintah Kabupaten Sukabumi sendiri menargetkan sasaran 6.710 tenaga kesehatan dan beberapa bulan kedepan proses vaksin Covid-19 mulai bisa dilakukan sesuai tahapan.

“11.000 vial dosis vaksin yang diterima hari ini merupakan tahap pendistribusian awal, sebab, pemerintah daerah mengajukan 1,4 juta vaksin,” jelasnya

Diketahui Indonesia bisa mencapai herd immunity dengan vaksin. Dalam proyeksi pemerintah, untuk mencapai herd immunity, Indonesia membutuhkan 426 juta dosis vaksin yang akan disuntik kepada 181 juta penduduk Indonesia. Di mana satu orang akan mendapatkan dua kali suntikan.

“Vaksin covid dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian dengan mencapai kekebalan tubuh dan melindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru