Kas Daerah Kosong, Bagai Petir di Siang Bolong?

Minggu, 27 Desember 2020 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Ujang Fahpulwaton (Direktur UF Center)

Bagai petir di siang bolong rasa-rasanya baru terjadi Kas Daerah sampai kosong (0) dalam sebuah pengelolaan keuangan daerah. Pantastis dan sangat aneh itulah yang ada di benak pemikiran saya mungkin juga sama dengan pemikiran yang lainnya.

Rasanya baru terjadi Kas Daerah Kabupaten Sukabumi sampai kosong dalam sebuah pengelolaan keuangan daerah. Banyak sudah pertanyaan dari berbagai pihak yang bertanya apa bener?, Kok bisa begitu Kas Daerah bisa kosong?

Pastinya hanya pejabat yang berwenang di pemerintah daerah yang tahu kenapa bisa kosong?. Sumber yang bisa kita dengar dari PJ Sekda melalui Surat Edaran yang di terbitkan karena DBH Provinsi belum turun.

Lepas dari itu semua yang pasti ini adalah sebuah kegagalan yang ada dari sebuah perencanaan tata kelola pemerintahan daerah khususnya dalam pengelolalan Anggaran Pendapatan dan Pengeluaran Daerah.

Hal ini tidak boleh dianggap sederahana tapi ini harus segera dilakukan investigasi menyeluruh atas semua pendapatan dan penggunaan atau pengeluaran anggaran daerah. Baik belanja langsung maupun tidak langsung agar clear and clean. Termasuk, perencanaan penganggarannya oleh institusi yang berwernang baik internal (Inspektorat) maupun External (Kejaksaan).

Begitu juga peran DPRD sebagai fungsi budgeting dan pengawasan khususnya badan Anggaran DPRD Kabupaten Sukabumi juga harus bertanggung jawab atas terjadinya Kas Daerah di Kabupaten Sukabumi, kosong.

Karena, secara mekanisme pembahasan dan persetujuan dilakukan bersama sama pemerintah dan DPRD. Oleh sebab itu, Pimpinan Dewan harus segera memanggil Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang pada saat itu menyampaikan usulan KUA PPAS dan lain-lain yang tertuang dalam nota Pengantar RAPBD Tahun Anggaran 2020.

Supaya bisa terlihat secara jelas, terencana dan terukur dari sebuah usulan Anggaran Pendapatan dan Biaya yang diajukan agar tercapai serta tidak akan mengganggu stabilitas keuangan Daerah seperti yang terjadi saat ini. (*).

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi
Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak
Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa
Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas
Kemudahan yang Menjerat: Krisis Pengelolaan Keuangan di Era Pinjaman Cepat
Menjemput Berkah di Tengah Badai Geopolitik: Jihad Ekonomi, Budaya, dan Spiritual Kabupaten Sukabumi
Di Balik Senyum Siswa Sukabumi: Rasa Syukur atas Kehadiran Heri Gunawan
Semangat Kartini yang Tak Pernah Usai di Ujung Pengabdian

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 11:52 WIB

Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Penguatan Semangat Membangun, Ini Pesan Ketua PWI Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:39 WIB

Dari Game ke Empati: Pengaruh Pembatasan Bermain Game Online terhadap Kecerdasan Emosional Anak

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:55 WIB

Pesta Babi, Animal Farm, dan Cermin Masa Depan Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:17 WIB

Kemudahan yang Menjerat: Krisis Pengelolaan Keuangan di Era Pinjaman Cepat

Berita Terbaru