Amburadul Data, Pembagian Traktor di Sukabumi Tuai Masalah

Sabtu, 26 Desember 2020 - 20:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Amburadul dan kurangnya verifikasi data yang dilakukan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi mengelola pembagian Alat Mesin Pertanian (Alsintan) jenis hand traktor tuai masalah. Pasalnya ada dua penerima yang ditarik kembali oleh pihak Dinas Pertanian di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Informasi yang dihimpun jurnalsukabumi.com, kronologis semrawutnya pengelolaan tersebut berawal permasalahan muncul ketika diantara bantuan yang sudah disalurkan tersebut terdapat kejanggalan. Setelah adanya beberapa pengaduan, ternyata ada beberapa kesalahan yang ditemukan pada pemberian bantuan, yakni dua diantara bantuan yang sudah didistribusikan ditarik kembali, karena dalam data yang sudah di verifikasi, kelompok penerima tersebut sudah pernah mendapatkan bantuan. Konyolnya lagi setelah dipindahkan ke kelompok lain, ternyata penerima kelompok tani tersebut dengan nama Sirna Jaya tidak ada dalam lis diduga fiktif.

“Ini akan sedikit membuat tercorengnya pemerintahan yang akan dibangun oleh Bupati Sukabumi dalam menjadikan Kabupaten Sukabumi yang ‘bersih’,” ungkap salah satu Ketua Klompok Tani di Kecamatan Ciemas yang enggan disebutkan namanya.

Setelah adanya persoalan tersebut, Kepala Seksi Pupuk, Pestisida dan Alsintan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Eris Firmansyah mengaku adanya kesalahan saat memverifikasi data penerima bantuan.

“Mungkin itu kesalahan kami dalam memverikasi data, karena banyaknya data yang menumpuk hingga tidak terdeteksi, barangkali ini juga sebagai koreksi bagi kita,” kilah Eris ketika menjawab pertanyaan Wartawan di ruang rapat Kantor kecamatan Ciemas, Sabtu (26/12/20).

Bantuan dari Dinas Pertanian berupa hand traktor yang sudah berhasil disalurkan kepada kelompok tani pada tahun anggaran 2020 sebanyak 23 unit sedangkan yang belum disalurkan sebanyak delapan unit.

“Memang kita sudah menyalurkan 23 unit ke kelompok tani di Sukabumi. Sisanya ada delapan,” akunya.

Ditambahkan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Eli Sulastri, juga hadir dalam acara dengar pendapat antara kelompok tani dan Dinas Pertanian tersebut menjelaskan, bahwa dirinya tidak mengetahui permasalahan yang terjadi

“Saya baru mengetahui permasalahan ini baru kemaren malam” jawabnya.

Reporter: Redaksi

Berita Terkait

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Berita Terbaru