JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Budi Arie Setiadi melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke wilayah Kabupaten Sukabumi, Selasa (08/12/2020).
Sosok pejabat berlatar belakang aktivis sosial, politikus, dan pengusaha ini tiba di Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh itu sekira pukul 11.00 WIB didampingi langsung Direktur Operasional PT Manggis Elok Utama Ikhsan Rachman.
“Sesuai dengan program PDTT, kita tengah memfokuskan ekspor buah manggis salah satu upaya pemerintah meningkatkan neraca perdagangan dan mendatangkan devisa negara. Karena, komoditas hortikultura khususnya buah-buahan memiliki potensi besar untuk menambah pundi-pundi devisa negara,” ujar Budi Arie Setiadi.
Berdasarkan data BPS, ekspor buah pada periode Januari – Desember 2018 naik signifikan hingga mencapai 115,58% jika dibanding dengan tahun 2017. Jenis buah yang banyak diekspor antara lain nanas, pisang, dan manggis.
“Nah, Sukabumi ini salah satu wilayah yang bakal terus dilakukan pengembangan buah manggis. Karena, sampai saat ini Indonesia masih ekspor ke negara-negara seperti Asia, Timur Tengah, dan Eropa,” jelansya.
Budi mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia merupakan peringkat ke-5 dunia sebagai negara produsen manggis, setelah India, China, Kenya, dan Thailand.
“Tujuan ekspornya telah menembus banyak negara. Yakni China, Hongkong, Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, Kuwait, Oman, Qatar, Amerika, Australia dan beberapa negara Asean lainnya,” pungkasnya.
Reporter: Ilham II Redaktur: Ujang Herlan












