Jalan Miring Jadi “Rutinan” Truk Oleng dan Terguling di Parungkuda

Sabtu, 28 November 2020 - 18:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kontur miring yang berada di ruas jalan Nasional tepatnya Kampung Cipanggulaan, Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, menjadi momok yang mengkhawatirkan bagi setiap kendaraan berat yang melintas hingga mengalami kecelakaan di ruas jalan tersebut.

Dalam kurun waktu satu tahun ruas jalan tersebut mengalami kecelakaan hampir puluhan kendaraan, dari mulai truk pengangkut pakan ayam sampai dump truk bermuatan batu bara, dengan alasan yang sama akibat belokan dengan jalan yang miring.

“Sudah gak aneh lagi, sering terjadi kecelakaan di belokan itu,” Kata Dedi Nuryadi (55) Warga sekitar kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (28/11/20).

Lanjutnya, Seperti kejadian barusan sekitar 16.00 WIB, mobil truk bermuatan Polyvinyl Chloride (PVC) atau biasa dikenal paralon yang melaju dari arah Bogor mengalami hilang kendali pada saat melintas di belokan tersebut dan akhirnya terguling hingga menutupi ruas jalan dari dua arah.

“Mungkin akibat kelebihan muatan ataupun ditambah kontur jalan jadinya terguling,” jelasnnya

Dirinya pun menjelaskan, setiap terjadi kecelakaan di belokan tersebut antrian kendaraan bisa mencapai tiga kilometer, dari arah Bogor maupun dari arah sebaliknya. Rumahnya persis menghadap ke ruas jalan nasional itu terkadang terganggu sebab banyaknya kendaraan bermotor sampai menginjak pelataran rumahnya.

“Saya tau setiap ada antrian panjang pasti curiga adanya kecelakaan di belokan itu,” pungkasnya.

Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks
Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Berita Terbaru