Miris! Taman Sugema Tak Terawat, Fasilitas Rusak dan Bekas Botol Miras Berserakan

Senin, 9 November 2020 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kondisi Taman Sugema yang berada di Kampung Lamping, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, memprihatinkan. Taman yang diresmikan pada 2016, saat ini kondisinya tidak terawat serta beberapa fasilitasnya rusak.

Pantauan di lapangan, Senin (9/11/2020), selain banyak fasilitas rusak, beberapa bangunanpun dipenuhi vandalisme. Mirisnya lagi, taman yang dulunya bekas lapang bola ini berserakan botol bekas minuman keras hingga kemasan sachet obat batuk.

“Memang taman ini sudah beberapa tahun tidak diurus sehingga kondisinya terlihat kumuh dan juga banyak ditemukan botol bekas miras di sekitar taman. Selain itu, saya juga sempat menemukan alat kontrasepsi, cangkang obat batuk,” ujar salah seorang warga Pasirdongke, Ridho (20).

Lanjut Ridho, pengunjung Taman Dugema tersebut rata – rata datang dari luar kampung. Sementara rusaknya fasilitas taman diduga akibat lengahnya penjagaan. Sehingga, kata dia, pengunjung yang datang tidak menaati peraturan di taman tersebut.

“Karena gak ada pengurus di taman tersebut sehingga pengunjung seenaknya, seperti membawa sepeda motor naik ke taman dan tidak diparkir di tempat yang disediakan,” imbuhnya.

Selain itu, tambah Ridho, minimnya pengawasan juga membuat Taman Sugema dijadikan pengunjung menjadi tempat untuk berpacaran. “Apalagi kalau malam Minggu biasanya suka banyak yang nongkrong sambil berpacaran. Di sini kan gelap, karena lampu PJU taman yang sudah rusak,” ujarnya.

Terpisah, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi sangat menyayangkan dengan rusaknya fasilitas taman yang diduga dilakukan oleh para pengunjung. Selain itu ia pun meminta kepada masyarakat agar senantiasi menjaga dan tidak melakukan hal yang negatif di taman tersebut.

“Mari kita cintai kota kita. Sebagai bentuk kecintaan kita pelihara dan jaga apa yang sudah ada di wilayah Kota Sukabumi. Salah satunya jangan merusak dan jangan membuat kekotoran hingga membuat hal hal yang negatif,” cetus Fahmi.

Fahmi menegaskan, untuk perbaikan taman saat ini masih terkendala. Sebab, hampir seluruh anggaran yang diperuntukan untuk pemeliharaan di refocusing akibat pandemi covid-19.

“Jadi beberapa fasilitas tidak terpelihara dengan baik. Insya Allah di awal Januari sudah kita siapkan hingga fasilitas itu bisa segera di perbaiki,” tutupnya.

Reporer: Rizky Miftah | Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

8 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Bank Plat Merah Ditahan, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar
Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day
Kasus Food Tray MBG Bergulir, Kuasa Hukum Nilai Eksepsi Terdakwa Tidak Memenuhi Unsur Pidana
Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi
Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:41 WIB

8 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Bank Plat Merah Ditahan, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar

Selasa, 28 April 2026 - 15:17 WIB

Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day

Selasa, 28 April 2026 - 12:58 WIB

Kasus Food Tray MBG Bergulir, Kuasa Hukum Nilai Eksepsi Terdakwa Tidak Memenuhi Unsur Pidana

Senin, 27 April 2026 - 18:50 WIB

Ketua Kopri PMII Minta Pemerintah Serius Tangani Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 27 April 2026 - 11:10 WIB

Peringatan Hari OTDA ke-30, Bupati Sukabumi Tekankan Peningkatan Layanan Publik dan Investasi

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777