57 Santri Ponpes Al Bayan Cibadak Terkonfirmasi Reaktif Covid – 19

Jumat, 6 November 2020 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pondok Pesantren Unggul Al Bayan Cibadak Sukabumi, mengeluarkan press release terkait 57 orang santrinya yang reaktif Covid -19 setelah melakukan swab PCR test, Jumat (06/11/2020).

Dalam press release tersebut, pimpinan Ponpes Unggul Al Bayan, KH, Heriyanto menjelaskan, dari 318 santri yang melakukan swab test, 57 orang dinyatakan terpapar Covid-19. Padahal, sejak awal pandemi, Pimpinan Pesantren Unggul Al Bayan telah membentuk Tim Satgas Covid-19 yang bertugas menyusun dan menerapkan langkah-langkah mitigasi dengan mengacu pada
Protokol Penanganan Covid-19 yang diterbitkan oleh pemerintah.

“Disamping itu pihak Ponpes Al Bayan juga kerap melakukan monitoring dan mengambil langkah lebih lanjut yang diperlukan, sesuai dengan perkembangan situasi yang terjadi,” jelasnya.

Ponpes Unggul Al Bayan juga melakukan 10. langkah pencegahan yang telah dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid -19 di lingkungan pesantren.
Langkah pertama yakni memastikan ketersedian fasiltas cuci tangan dibeberapa titik lokasi sekolah dan
asrama.

“Selanjutnya, memastikan ketersediaan fasilitas pengukur suhu dan melakukan pengaturan jaga jarak di berbagai fasilitas sekolah/asrama. Langkah berikutnya, ikut memastikan bahwa, seluruh guru dan karyawan telah dilakukan rapid test dengan hasil non
reaktif sebelum awal proses tatap muka pada saat kedatangan santri pertama kali ke asrama,” katanya.

Disamping itu, pihak ponpes memastikan bahwa seluruh santri yang datang pada saat awal pertama kali dilakukan rapid
test dan hasilnya non reaktif, dapat mengikuti proses belajar tatap muka. Setelah itu melakukan pengecekan suhu kepada setiap orang yang masuk lingkungan sekolah/asrama. Untuk memastikan kondisi santri aman dari penyebaran Covid- 19, pihak ponpes melarang kunjungan dari orang tua santri selama masa pandemi.

“Selain itu, para santri diwajibkan mengenakan masker di lingkungan sekolah. Disamping menerapkan protokol kesehatan ketat, pihak ponpes juga memberikan makanan tambahan kepada seluruh santri dengan nutrisi tinggi. Pengetatan protokol kesehatan juga dilakukan melalui rapid test (antigen) ulang kepada seluruh guru dan memastikan seluruh guru
dan karyawan non reaktif covid-19.
Terakhir Memberikan penyuluhan secara rutin kepada seluruh santri, guru dan karyawan terkait pelaksanaan 3M (Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih meluas, pihak ponpes bekerjasama dengan gugus tugas percepatan penanggulangan Covid – 19 dan Dinkes Kabupaten Sukabumi, melakukan karantina mandiri di asrama kepada 57 orang santri yang positif Covid.- 19.

“Sementara santri lain yang negatif, dipulangkan ke daerah masing – masing. Tidak lupa, pimpinan dan staf pengajar di Ponpes Unggul Al Bayan menyisipkan doa, agar yang menjalani karantina, cepat sembuh dari serangan Covid – 19,” pungkasnya.

Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru