Pengembangan Ketahanan Pangan, Pabrik Beras MU Hadir di Sukabumi

Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Keseriusan Muhammadiyah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Universitas Muhammadiyah Bandung dengan MFA Global Investment.

Penandatanganan tersebut secara langsung oleh Suyatno Bendahara Umum PP Muhammadiyah dengan Zauzah selaku direktur MFA yang dilaksanakan di Pabrik Beras Mu yang berada di Kampung Cigadog RT 08/03 Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Minggu ( 25/10/2020).

“Saya sangat berterimakasih kepada Koperasi Pasdesa Agro Agri dan MFA Yang telah mendirikan satu pabrik yang insyaallah sangat memberikan manfaat karena yang akan mensuplai kebutuhan pokok terutama beras,” Kata Suyatno kepada jurnalsukabumi.com

Lanjut ia, Kehadiran pabrik tersebut sebuah jawaban sangat strategis bagi semua elemen masyarakat sebab dalam rangka mengatasi krisis ketahanan pangan yang melanda negeri ini.

“Saya minta dukungan mudah mudahan beras Mu bisa mendunia walaupun ada di Sukabumi, dan nantinya bisa mengekspor demi mengembalikan kedaulatan pangan,”jelasnya.

Selain itu Menurut ia, beras merupakan bahan pokok sehari-hari bagi sebagian besar rakyat Indonesia masih diperoleh dengan impor dari negara-negara tetangga. Hal ini cukup ironis mengingat sebenarnya beras lokal mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia.

“Indonesia ini sebuah negara yang besar dan jumlah penduduk yang besar, nah pemerintah harus memperhatikan secara sungguh-sungguh jangan ada warga di suatu negara itu terjadi kemiskinan dan Kelaparan,” imbuhnya.

Sementara Pendiri Koperasi Pasdesa dan MFA Holding Company, Dodi Iwa Kusumajaya menambahkan beras merupakan komoditas pangan pokok yang paling utama oleh sebab itu didirikan pabrik beras yang bekerja sama dengan petani setempat dengan diberi nama Beras Mu.

“Kenapa diberi nama Beras Mu? karena gagasan dari PP Muhammadiyah Yang ingin mempunyai prodak sendiri. Beras Mu itu singkatan dari beras Muhammadiyah,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Berita Terbaru