Heboh! Jembatan Cibuni Penghubung Sukabumi-Cianjur Ambruk, Ini Faktanya

Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Progres pembangunan Jembatan Cibuni penghubung Kabupaten Sukabumi wilayah Selatan dengan Kabupaten Cianjur, terus digeber.

Pengerjaan jembatan dengan panjang 120 meter dan lebar 7 meter di Desa/Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi itu kini sudah mencapai 76%. Hal tersebut, sekaligus menjawab informasi terkait robohnya pembangunan yang tengah diperbaiki itu.

“Bukan roboh, itu hanya Tembok Penahan Tanah (TPT) sebelum jembatan yang retak. Dan sudah kami perbaiki lagi,” ujar Asep Sidik Mulyana General Superintendent (GS) sekaligus Penanggungjawab Pengelola Lapangan, Rabu (21/10/2020).

Ia menjelaskan, adapun keretakan TPT tersebut diakibatkan faktor cuaca yang kurang bersahabat dan masih dalam proses pembangunan. Akibatnya, tembok pun tak kuat menahan derasnya air pada waktu itu.

“Kejadiannya bebarengan dengan banjir bandang di Cicurug pada tanggal 02 Oktober kemarin. Hujan deras mengguyur di lokasi pembangunan ini juga, sehingga menimbulkan keretakkan TPT bukan jembatannya yang roboh,” jelas Asep.

Namun ia menyayangkan, dengan adanya kabar bahwa jembatan ini roboh. Padahal, sebelum beredar seharusnya dikonfirmasi terlebih dahulu fakta kebenarannya.

“Jelas sangat disayangkan lah. Karena, faktanya tidak sesuai. TPT dan jembatan merupakan bidang berbeda, dan jembatannya kini tinggal memasang kerangkanya saja, artinya tidak ada masalah,” papar dia.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Aditia Sulaeman bersama Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun), Muhamad Adib Adam menambahkan, setelah mendapatkan informasi robohnya jembatan tersebut pihaknya langsung melakukan monitoring.

“Ternyata, setelah dilakukan pemeriksaan dan pengecekan ke lokasi itu bukan roboh jembatannya, akan tetapi ada yang retak pada bagian talud atau TPT,” papar Aditia.

Tidak sampai di sini, lembaga adhiyaksa ini pun akan terus memantau dan terus mengawasi sehingga harapan dan impian masyarakat pun segera terlealisasi.

“Ya tetap kita akan melakukan pengawasan dan pendampingan dari mulai nol sampai seratus persen. Dan hingga saat ini selalu berkomunikasi terhadap perkembangan progres jembatan,” tutup Aditia.

Redaktur: Usep Mulyana/ Ujang Herlan

Berita Terkait

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda
Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi
Beasiswa Gubernur Jawa Barat 2026 di Nusa Putra University, Berikut Syaratnya!
Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam
Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:52 WIB

Gagal Kabur, Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung Dibekuk Polisi di Parungkuda

Senin, 29 Juni 2026 - 13:56 WIB

Emak-emak Terdampak Pergeseran Tanah di Bantargadung Tagih Janji Relokasi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:34 WIB

Fatal! Dokumen MCU Tertukar, Kesempatan Kerja Warga Sukabumi Nyaris Terancam

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Berita Terbaru