Jauh Secara Protokol Kesehatan Covid-19, Para UMKM Padati Bank BRI

Senin, 19 Oktober 2020 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) di Sukabumi, rela berbondong-bondong hingga tak sedikit jauh dari himbauan protokol kesehatan di Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Kedatangan para penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2,4 juta dari Kementrian Koperasi dan Perdagangan Republik Indonesia itu dikekhwatirkan akan menimbulkan klaster baru covid-19.

Pantauan di berbagai lokasi, terlihat mulai dari BRI Cisaat, Cabang Kota Sukabumi, dan BRI Unit Sukabumi Selatan Jalan Degung Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi sejak pukul 7:30 WIB warga sudah membludak. Bahkan sebagian warga berasal dari Kabupaten Sukabumi.

Mirisnya lagi, warga rela berdesakan tanpa menjaga jarak dan tidak mengindahkan protokol kesehatan. Bahkan, karena antrian teralalu penuh sampai memakan sebagian bahu jalan. Padahal masih dalam masa pandemi Covid-19.

Saat disambangi, Kokom (30) salah satu warga Cisaat Kabupaten Sukabumi, mengaku sejak pukul 06.30 WIB sudah berangkat ke BRI Cisaat. Namun, karena penuh sehingga mencoba ke BRI Unit Selatan, yang berada di Jalan Arif Rachman Hakim Kota Sukabumi.

“Hari Jumat dapet SMS dari BRI jadi saya ingin ngecek, langsung ke BRI ternyata sejak pagi sudah penuh bahkan sampai keluar penuhnya,” kata Kokom kepada wartawan. Senin (19/10/2020).

Kokom yang kesehariannya sebagia Pegadang sayuran keliling ini mengaku khawatir dengan antrian seperti itu. Apalagi saat ini masih dalam keadaan pandemi Covid-19.

“Takut sih tapi mau gimana lagi, kalo gak gini gak dapat bantuan modal itu secepatnya, apalgi saat ini ekonomi sedang susah,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan upaya konfirmasi ke pihak BRI pun belum ada jawaban.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:38 WIB

BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB