DPRD Kota Sukabumi, Akhirnya Mengeluarkan Surat Penolakan OmnibusLaw

Jumat, 9 Oktober 2020 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – DPRD Kota Sukabumi akhirnya mengeluarkan surat tentang penolakan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law. Surat yang ditujukan langsung kepada Presiden dan DPR RI tersebut dilakukan saat aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Sukabumi, kemarin (09/10/20).

Pantauan di lokasi, surat penolakan tersebut dibacakan langsung oleh perwakilan mahasiswa ditengah ribuan massa aksi tolak Omnibus Law yang terdiri dari Kelompok Cipayung, Sapma Pemuda Pancasila, hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kota Sukabumi.

Dalam surat yang ditanda tangani langsung oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi dengan nomor 172.4/640/2020 DPRD ini tertulis.

“Dengan telah disahkannya UU Cipta Kerja yang oleh DPR RI pada tanggal 5 Oktober 2020, di Kota Sukabumk telah terjadi aksi unjuk rasa dan yang dilakukan oleh seluruh mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat se-Kota Sukabumi”

Selanjutnya menyampaikan,”Aspirasi dari mahasiswa dan elemen masyarakat yang menyatakan dengan tegas menolak omnibus law Cipta Kerja serta meminta diterbitkannya peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu)”.

Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman, kepada awak media mengatakan, surat penolakan yang sudah ditanda tangani diatas materai ini akan secepatnya disampaikan kepada Presiden dan DPRD Republik Indonesia.

“Ini merupakan konsekuensi kami melaksanakan tuntutan yang disampaikan masyarakat Kota Sukabumi yang harus disampaikan ke yang berwenang. Secara kelambagaan kami akan segera menyampaikan atas tuntutan semua ini,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Sapma Pemuda Pancasila Kota Sukabumi, Gilang mengatakan, aksi unjuk rasa hari ini merupakan agenda puncak, dimana para masa aksi ingin mempertanyakan sikap DPRD Kota Sukabumi UU cipta kerja tersebut.

“Tapi alhamdulilah hari ink Ketua DPRD secara kelembagaan sudah bersama-sama mahasiswa dan rakyat Kota Sukabumi menyatakan sikap menolak UU cipta kerja, dan kami harap surat penolakan itu segera disampaikan,” tutupnya.

Reporter: Rizky Miftah II Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru